Rahasia Karakteristik Burung Walet Dan Kebiasaan Di Habitatnya
Walet

Karakteristik Burung Walet Dan Kebiasaan Di Habitatnya

Burung walet yang memiliki nama latin Aerodemus fuciphagas Aerodemus maxcimus merupakan jenis burung yang sangat popular memiliki karakteristik burung walet berbeda untuk diternak di kalangan banyak Negara.

Burung walet juga merupakan jenis burung pemakan serangga yang bersifat aerial atau menyambar dan suka beterbangan tanpa henti.

Burung walet suka terbang meluncur menyusuri langit pada siang hari, dan kembali kesarangnya ketika hari mulai gelap atau malam hari.

Karakteristik burung walet dari segi fisik yaitu memiliki bulu yang didominasu warna hitam yang menghiasi tubuh bagian atas dan sayapnya, serta berwarna putih pada tubuh bagian bawah atau dadanya.

Kemampuan terbang burung walet yang sangat cepat dan mampu bermanufer ketika menyambar mangsanya di dukung oleh bentuk sayap dan postur tubuhnya yang ringan.

Sayap dari burung walet berbentuk sabit lancip serta sempit dan runcing, bentuk sayap yang aerodinamis ini lah yang berperan penting menjadikan burung walet sangat ahli untuk terbang melayang-layang dan mampu menyambar mangsanya dengan baik.

Bagian sayap dari burung walet memanglah sangat kuat untuk menopang tubuhnya ketika terbang dan menerjang angina.

Bentuk kaki burung walet yang sangat kecil menjadikan burung walet sangat jarang sekali untuk hinggap di atas phon dan lebih banyak menghabiskan waktunya dengan terbang.

Paruh burung walet sangatlah kecil, hal ini karena makanan dari burung walet adalah serangga-serangga kecil.

Karakteristik Kebiasaan Burung Walet

Selain kebiasaan dan karakteristik burung walet yang sama dengan jenis burung lainnya, burung walet juga memiliki karakteristik yang khas yang tidak dilakukan burung dari jenis lain.

Karaketristik burung walet memiliki kebiasaan untuk hidup dan tinggal secara alami di dalam gua-gua, tebing pantai dan gedung-gedung tinggi yang tidak dihuni oleh manusia.

Burung walet menyukai tempat yang lembab dengan pencahayaan yang remang-remang bahkan gelap dan tidak bising.

Saat ini sudah banyak sarang burung walet yang dibangun untuk komersil dan diambil sarangnya.

Perlu diperhaikan juga bahwa dalam pemilihan lokasi untuk membangun sarang komersil juga mempertimbangkan sumberdaya makanan alami bagi burung walet tersebut.

Selain mempertimbangkan sumber makanan, hal lain yang perlu diperhatikan ketika membangun sarang komersil adalah ancaman musuh atau pengganggu alami dari burung walet.

Biaya yang diperlukan untuk membangun sarang burung walet juga tidaklah sedikit, diperlukan biaya ratusan juta rupiah untuk dapat membangun satu unit gedung untuk sarangnya.

Karakteristik burung walet akan menempati langit-langit gedung atau goa untuk membuat sarangnya menggunakan air liur dari mulutnya yang kecil dan menetap di sarang tersebut serta berkembang biak dan beristirahat.

Sarang burung walet inilah yang nantinya diambil untuk dijual dan dijadikan sebagai produk olahan makanan kesehatan yang bergizi serta memiliki jual tinggi.

Sarang burung walet yang telah dibersihkan bisa terjual dipasaran hingga ratusan ribu per kilo gramnya dan sarang burung yang berasal dari Indonesia dan Malaysia merupakan sarang burung walet yang memiliki kualitas premium atau ter baik di dunia.

Karakteristik Sifat Burung Walet

Dihabitat aslinya, sarang burung walet dapat ditemukan di dalam gua-gua yang terpencil, tinggi dan lembab.

Gua yang terdapat sarang burung walet biasanyan terdapat pada tebing-tebing pantai yang curam dan dekat laut lepas, pada umumnya burung walet suka bersarang di gua yang dikelilingi hutan lebat.

Karaketristik burung walet lebih suka pada derah yang mempunyai sumber air seperti sungai atau danau dalam gua, padang rumput dan pepohnan yang tinggi dan rimbun.

Karaketristik burung walet menyukai tempat tersebut dikarenakan banyak terdapat serangga-serangga kecil yang menjadi makanannya.

Burung walet tidak menyukai dataran tandus dan kering dan meskipun burung walet mampu terbang tinggi namun dia tidak begitu suka hidup di ketinggian lebih dari 1.500 mdpl.

Dalam pemilihan lkasi sarang, burung walet sangat memperhitungkan tingkat kelembapan lingkungannya, karena tempat yang lembab akan banyak mengandung serangga-serangga kecil.

Kelembaban ruang gua atau gedung yang cocok untuk membangun sarang walet diperlukan sekitar 85-95 % dengan suhu ruangan antara 25 sampai 29 derajat celcius.

Karaketristik burung walet sangat selektif dalam memilih lkasi untuk sarangnya, diperlukan kondisi yang aman, tenang serta tidak tercemar oleh plusi udara.

Karaketristik burung walet hidup secara kelompk atau koloni, meskipun demikian burung walet bisa berpindah dari satu koloni ke koloni lain, namun perlu diketahui bahwa tidak ada burung walet yang hidup soliter atau sendirian.

Jumlah anggota dalam satu kelompok berbeda-beda, hal tersebut dipengaruhi oleh besar kecilnya ruang tempat mereka tinggal

Semakin besar suatu tempat untuk mereka tinggal, maka semakin banyak pula anggota dari kelompok tersebut.

Di Indonesia, burung walet bisa ditemukan hampir disemua provinsi, sehingga kita sangat mudah untuk menemuinya baik di alam liar atau di sarang komersil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *