Jenis Burung Terkecil Yang Cantik Dan Keunikannya
Dunia Burung

Jenis Burung Terkecil

Jenis burung terkecil – Burung adalah salah satu jenis binatang yang memiliki banyak peminat untuk dipelihara, khususnya para kicau mania yang memiliki ketertarikan pada keindahan suara yang dimiliki burung.

Selain pada keindahan kicauan, burung juga memiliki daya tarik pada keindahan warnanya yang beragam, sperti burung paruh bengkok yang memiliki bulu indah.

Para pecinta burng ada pula yang memilih burung sebagai hewan peliharaan karena kepak sayapnya yang menawan serta mencerminkan kegagahan.

Dan masih banyak lagi alasan bagi kita sebagai pecinta burung untuk memilih burung sebagai hewan peliharaan.

Jenis burung yang terdapat di dunia memang sangat beragam, dari yang terkecil sampai yang terbesar, dari yang dianggap hama sampai yang menjadi perimadona, maupun burung yang tidak bisa terbang.

Semuanya memiliki daya tarik tersendiri bagi para peminatnya.

Tak sedikit pula para pecinta burung yang berminat untuk memelihara karena alasan burung tersebut berukuran mungil atau super kecil.

Jenis Burung Terkecil Yang Cantik Dan Keunikannya

Ada banyak jenis burung yang berukuran mungil yang bisa kita jadikan sebagai hewan peliharan untuk menghiasi sangkar depan rumah kita, diantaranya sebagai berikut.

1. Burung Kolibri Lebah

Burung kolibri merupakan jenis burung terkecil atau species yang memiliki ukuran terkecil di dunia, khususnya burung kolibri lebah yang memiliki ukuran terkecil diantara spesiesnya.

Jika dibandingkan dengan ukuran serangga pada umumnya, burung kolibri dengan ukuran kecilnya bisa melebihi dari kecinya ukuran serangga, bahkan bisa lebih kecil daripada ukuran serangga.

Karena ukurannya yang kecil tersebut, tidak heran jika burung kolibri jenis ini disebut dengan kolibri lebah.

Pada dasarnya, karakteristik warna yang dimiliki oleh burung kolibri jantan adalan dominan warna hijau dan dihiasi warna merah menyala pada bagian tenggorokan.

Selain pada tengoorokan, juga terdapat hiasan warna iru disertai abu-abu yang menghiasi punggung serta tubuh bagian atas.

Ciri warna tersebut tidak memiliki perbedaan yang mencolok jika dibandngkan dengan burung kolibri lebah yang berjenis kelamin betina.

Perbedaan warna hanya terdapat pada warna bulu bagian atas tubuhnya yang bercampur dengan warna hijau, serta ukuran tubuhnya yang cenderung lebih besar jika dibandingkan dengan burung jantan.

Terdapat banyak keunikan yang bisa kita temui  ketika mengenali lebih jauh tentang burung kolibri lebah ini, diantaranya adalah bobot burung kolibri lebah ang tidak lebih berat dengan uang koin.

Selain itu, brung kolibri juga mampu terbang selama 24 jam tanpa istirahat dan terus mengepakkan sayapnya tanpa henti.

Keunikan burun kolibri juga bisa kita temui ketika mereka memasuki masa kawin, dimana pad asaat masa kawin tiba kepakan sayap burung kolibbri meningkat mencapai 200 kali kepakan/detik.

Dan mampu terbang dengan kecepata 40-48 km/jam ketika memasuki masa kawin.

Burung klibri lebah juga akan makan dan minum sebanyak stengah dari masa bobot tubuhnya guna memenuhi kebtuhan energy yang dikeluarkannya.

Makanan utama dari burung kolibri lebah adalah nektar dari tumbuhan yang terdapat pada bunga, hal ini juga yang menyebabkan dia mendapat julukan lebah karena memiliki kesamaan dalam hal makanan.

Akan tetapi terkadang burung kolibri lebah juga memakan serangga kecil seperti laba-laba untuk memenuhi nutrisi bagi tubuhnya.

Nectar yang mampu dikonsumsi oleh burung kolibri lebah sebanyak 1.500 bunga dalam sehari, sehingga di habitat aslinya dia lebih suka hidup disekitaran taman yang terdapat banyak sumber makanan.

Kebiasaan alami burung kolibri lebah yang memakan nectar dari bunga ini sangat membantu petani untuk penyrbukan alami, karena serbuk sari dari satu bunga akan tersebar ketika nektarnya dia makan.

2. Burung Goldcrest

Burung dengan ukuran terkecil selanjutnya adalah burung Goldcrest, burung ini menjadi juara dalam kategori burung dengan ukuran tubuh terkecil di tempat asalnya yaitu Eropa.

Sedangkan untuk jenis burung terkecil di dunia masih disandang oleh burung Bee Hummingbird atau burung kolibri lebah.

Panjang tubuh dari burung goldcrest hanya berkisar antara 2 inch sampai dengan 2,4 inch saja, sementara berat dari burung goldcrest hanya kurang dari 0,071 ons saja.

Jika ukuran tubuhnya burung goldcrest dewasa saja sudah sangat kecil maka ukuran dari telurnya tentu sangatlah kecil. Ukuran telur burung goldcrest hanya seukuran kacang polong saja.

Persebaran burung burung goldcrest adalah daratan Cuba, namun sangat disayangkan karena jumlah burung burung goldcrest di habitat aslinya sudah mulai langka dan sangat susah untuk ditemukan.

Kelangkaan burung goldcrest dikarenakan habitat sudah terancam oleh perkembangan pembangunan yang terus bergerak.

Fakta unik dari burung goldcrest adalah arti dari namanya, di daerah aslinya burung goldcrest disebut dengan nama Regulus-regulus yang memiliki arti “raja kecil” atau bisa juga diartikan sebagai “pangeran”.

Sehingga dari burung goldcrest dapat kita ambil sebuah pesan bahwa untuk menjadi seorang raja tidak harus memiliki tubuh yang besar, dan itu dibuktikan oleh burung burung goldcrest.

Tidak berlebihan jika burung goldcrest dijadikan sebagai jenis burung terkecil di Eropa, karena ukuran panjang tubuhnya saja hanya berkisar dari 3,3 sampai 3,7 inch saja.

Berat tubuh burung goldcrest juga tidak seberat burung pada umumnya, burung goldcrest memiliki berat tubuh 0,16 sampai 0,25 ons saja.

Berbanding terbalik dengan ukurannya, burung goldcrest termasuk burung yang sangat produktif, dalam sekali masa bertelur burung goldcrest mampu menghasilkan 10 sampai 12 butir telur untuk diengkrami.

3. Burung Pardalote

Salah satu jenis burung terkecil di dunia selanjutnya berasal dari daratan benua Australia, burung Pardalote merupakan burung endemik negeri kanguru.

Ukuran panjang tubuh burung Pardalote hanya berkisar antara 8,5 sampai 12 centi meter saja, dengan berat tubuh hanya mencapai 5 gram.

Daya tarik dari burung Pardalote terdapat pada warnanya yang cerahdan terdapat corak bintik-bintik di beberapa bagian tubuhnya.

Selain ukuran dan corak warna, burung pardalote juga termasuk delam golongan insektivora atau burung pemakan serangga, meskipun terkadang juga mamakan biji-bijian.

4. Burung Brown Gerygone

Burung Brown Gerygone juga merupakan salah satu jenis burung terkecil asal negeri kanguru yaitu Australia, tepatnya berasal dari Pantai Timur Australia.

Burung brown gerygone memeilki ukuran tubuh yang hanya berkisar antara 10 sampai 11 cm, sandangkan berat dari burung brown gerygone hanya 5,5 gram saja.

Burung ini juga termasuk dalam golongan brung pemakan serangga, secara fisik burung brown gorygne dapat dikenali dari percampuran warna hijau dan biru yang mendominasi.

Pada ekor burung brown gorygone terdapat warna hitam yang menghasinya.

5. Burung Cuban Tody

Burung Cuban tody berasal dari Negara yang sama dengan burung goldcrest, yaitu cuba.

Hanya saja burung Cuban tody memiliki ukuran tubuh lebih besar dari pada burung goldcrest yaitu panjang 1 centi meter dan berat tubuh sekitar 5 sampai 6 gram.

Burung dari jenis Todididae ini memiliki perpaduan warna yang indah, yaitu perpaduan warna hijau tua dan biru, serta merah dan putih.

Makanan pkk dari burung Cuban Today adalah serangga berukuran kecil, tetapi terkadang dia juga memakan buah-buahan sebagai makanan tambahannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *