Jenis Burung Prenjak dan Ciri Cirinya Paling Lengkap
Prenjak

Jenis Burung Prenjak

Jenis burung prenjak adalah salah satu jenis burung kicauan yang paling banyak diminati di kalangan kicau mania, di kalangan kicau mania sudah pasti  tidak asing lagi dengan burung prenjak, bukan?.

Burung yang memiliki ciri fisik bertubuh kecil serta memiliki kicauan yang nyaring dan sering terlihat di pepohonan dekat rumah kita ini, sedang diminati di kalangan pecinta burung kicau.

Dengan posturnya yang ramping, serta ekor panjang nya, burung prenjak dapat bergerak aktif dan menambah daya tarik bagi para peminatnya.

Jika diukur, panjang burung prenjak mulai dari ujung  kepala sampai ujung ekor, kurang lebih hanya 10 sampai 15 cm saja, namun sayangnya, habitat burung prenjak untuk saat ini sudah menipis.

Sebenarnya, ada jenis burung prenjak yang memiliki ukuran tubuh besar, ukuran 25 cm, namun burung prenjak jenis ini sudah sangat jarang ditemui.

Pada umumnya, burung prenjak berwarna hijau zaitun dengan kombinasi warna kekuningan ataupun kecoklatan di bagian punggungnya, serta dihiasi warna putih, yang terkadang kekuningan yang terdapat pada bagian perutnya.

Di kalangan orang Jawa burung prenjak berkicau di depan sebuah rumah akan ada tamu yang hendak berkunjung.

Kicauan burung prenjak memang sangatlah riuh, ramai serta terkesan berisik.

Biasanya burung kecil ini berkicau sambil bertengger di ujung-ujung atau ranting pohon bahkan di kawat listrik atau di tempat-tempat lain yang memiliki ujung yang kecil untuk bertengger.

Secara alamiah burung prenjak menyukai tempat-tempat buka, mereka suka berada di padang ilalang, pekarangan, kebun atau tempat yang lapang lainnya.

Burung prenjak akan mencari sarang atau tempat untuk berlindung ketika hari sudah menjelang magrib, mereka berterbangan sambil berkicau serta bersahut-sahutan.

Burung prenjak lebih suka beristirahat di ranting-ranting kecil serta tidak begitu tinggi.

Jenis Burung Prenjak dan Ciri-Cirinya

Burung prenjak memiliki beraneka ragam jenis, salah satunya adalah burung prenjak berkepala merah.

Saat kita membeli burung prenjak dari penjual secara ombyokan, pastikan anda menyiapkan pakan berupa ulat kandang setiap harinya.

Karena di alam liar burung prenjak adalah jenis burung pemakan serangga kecil seperti ulat kandang.

Burung yang baru ditangkap dari alam liar tidak akan mau makan voer dengan begitu saja, sebab habitatnya ia telah terbiasa dengan memakan ular.

Harus menunggu beberapa minggu untuk menyesuaikan burung prenjak agar mau makan Pur.

Saat kita memelihara burung prenjak, kita dituntut untuk memiliki kesabaran yang ekstra serta ketelatenan untuk merawatnya.

Sebab, jika prenjak yang baru ditangkap langsung diberi makan voer, maka burung prenjak bisa mati dalam waktu sehari saja.

Berikut akan kami Jelaskan beberapa jenis burung prenjak yang bisa kita temui di sekitar kita, silakan simak dan baca penjelasan kami tentang jenis burung prenjak.

1. Jenis Burung Prenjak Kepala Merah

Salah satu di antara jenis burung prenjak adalah burung prenjak kepala merah.

Burung prenjak kepala merah merupakan salah satu burung prenjak yang sangat menarik, selain memiliki postur tubuh yang kecil dia juga memiliki suara yang melengking.

Sama seperti namanya, burung ini ditandai dengan kepalanya yang berwarna merah kecoklatan, banyak dari pecinta burung kicau yang tertarik untuk memelihara burung prenjak jenis ini.

Karena suaranya yang melengking merdu, burung prenjak kepala merah sangat cocok untuk kelanggengan di rumah atau sebagai masteran burung lainnya.

Sama dengan burung berkicau jenis yang lain, burung prenjak kepala merah jantan memiliki kualitas suara yang jauh lebih baik jika dibandingkan dengan burung prenjak kepala merah yang berjenis betina.

Selain dari segi kicauannya yang indah, burung prenjak kepala merah juga memiliki ciri fisik yang menarik dan tidak kalah cantik dengan burung kicauan yang lainnya.

Puncak kepala merah memiliki paruh yang Lancip serta panjang, dan memiliki mahkota berwarna merah pada bagian kepalanya.

Panjang tubuh burung prenjak kepala merah kurang lebih sekitar 10 cm, burung prenjak merah juga sering dijuluki dengan burung penjahit.

julukan sebagai burung penjahit tersebut dikarenakan kepandaiannya dalam merangkai daun yang akan dijadikan sarang.

Prenjak kepala merah masih termasuk dalam famili ciscitolidae banyak diminati oleh para pecinta burung kicau.

Burung yang berasal dari jenis famili ini sudah terkenal dengan kicauannya yang melengking dan bervariasi.

Burung prenjak kepala merah juga bisa menirukan kicauan atau suara dari burung jenis lainnya, seperti kicauan dari burung kenari, burung lovebird, dan jenis burung kicau lainnya.

Burung prenjak kepala merah jenis jantan bisa kita kenali dari 2 ekornya yang lebih panjang dari bulu ekor yang lain.

Sedangkan burung prenjak kepala merah jenis betina memiliki bulu ekor yang cenderung lebih pendek jika dibandingkan burung prenjak jantan.

Jika burung prenjak jantan masih dalam usia anakan, biasanya memiliki bulu berwarna sabu di bagian dada.

Sedangkan untuk anakan burung kepala merah betina, yang berwarna abu-abu terlihat lebih terang jika dibandingkan dengan bulu burung prenjak kepala merah anakan jantan.

Pakan Burung Prenjak Merah

Seperti burung kicau yang berukuran kecil lainnya, burung prenjak di habitat aslinya juga memakan serangga serangga kecil, seperti kroto, ulat, laba-laba dan serangga kecil lainnya.

Jika kita mendapatkan burung prenjak dari alam liar dan belum mau makan voer, kita bisa menghias artinya agar burung prenjak mau dan terbiasa memakan voer.

Cara mensiasatinya adalah dengan mencampurkan kroto beserta voer dengan porsi voer yang lebih banyak dibandingkan kroto.

Lakukanlah hal yang demikian secara rutin tiap harinya dan kurangilah porsi kroto secara bertahap hingga isi pakan atau Cepuk pada sangkar burung prenjak hanya berisi voer saja.

Jika burung prenjak sudah mau makan voer, maka tempatkan wadah voer dan wadah kroto secara terpisah.

Karena ketika burung prenjak sudah mau makan voer, bukan berarti kita tidak memberikan kroto sama sekali.

Kroto merupakan pakaian yang sangat baik untuk burung kicauan terutama burung prenjak untuk mengacu kemampuannya untuk berkicau.

Sedangkan voer bisa mencukupi kebutuhan kalsium pada tubuh burung prenjak.

2. Jenis Burung Prenjak Sawah

Jenis burung prenjak yang satu ini tidaklah sulit untuk ditemui, burung prenjak sawah tidak hanya banyak diperjualbelikan dengan cara ombyokan.

Tetapi di habitat aslinya populasi burung prenjak sawah memang masih banyak.

Burung prenjak sawah juga seringkali disebut dengan burung ciblek sawah atau burung ciblek pari.

Disebut dengan demikian karena habitat burung prenjak sawah memang berada di area persawahan yang ditanami  padi.

Populasi burung prenjak sawah bisa dikatakan menyemai dengan jumlah burung burung gereja yang terbang bebas dan masih banyak kita temui.

Burung prenjak sawah juga biasanya terbang ke area pemukiman untuk sekedar bermain atau mencari makanan tambahan.

Dibandingkan dengan jenis burung prenjak, burung prenjak sawah masih kalah pamor atau masih kalah populer dengan burung prenjak gunung.

Namun burung prenjak sawah memiliki kelebihan yang hampir tidak dimiliki oleh burung prenjak jenis yang lainnya, yaitu pola perawatannya yang dinilai lebih mudah serta hemat.

Apabila perawatan serta pemasteran yang dilakukan kepada prenjak sawah dilakukan secara rutin dan telaten, maka kemampuan berkicau burung prenjak sawah tidak akan kalah dengan burung prenjak jenis lainnya, bahkan bisa dikatakan mampu mengungguli kemampuan berkicau burung prenjak gunung.

Di samping perawatannya yang mudah serta hemat, salah satu daya tarik dari burung prenjak sawah adalah ciri fisiknya yang hampir menyerupai dengan burung merpati atau burung kutilang namun dalam ukuran yang mini.

Apabila burung prenjak sawah kita pelihara sejak anakan, maka burung ini ini bisa jinak kepada pemeliharanya dan dia bisa kembali ke sangkar nya kembali meskipun dilepas di alam bebas.

3. Jenis Burung Prenjak Lumut

Jenis burung prenjak lumut merupakan salah satu dari beberapa jenis burung prenjak yang memiliki ukuran kecil.

Sepintas, burung prenjak lumut memiliki ciri fisik yang sama dengan burung prenjak kepala merah.

Namun sayangnya, burung prenjak lumut dikenal dengan perawatannya yang sangat susah, meskipun demikian burung prenjak sangat rajin dalam hal berkicau.

Burung prenjak lumut memiliki habitat asli di area perkebunan atau kawasan pinggir hutan.

Burung prenjak lumut jantan dan burung prenjak lumut betina memiliki ciri khas suara yang sangat berbeda.

Jika burung prenjak lumut jantan biasanya akan terdengar suara keras ciek-ciek, sedangkan burung prenjak lumut berjenis kelamin betina biasanya mengeluarkan suara terrr-terrr.

Burung prenjak lumut sangat susah dibedakan apabila disandingkan dengan burung prenjak kepala merah, yang membedakan dari keduanya hanyalah ukuran tubuh prenjak lumut lebih kecil daripada burung prenjak kepala merah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *