Jenis Burung Pemakan Serangga Yang Mempesona
Dunia Burung

Jenis Burung Pemakan Serangga Yang Mempesona

Menurut makanan di habitat aslinya, burung dibedakan menjadi beberapa jenis. Ada jenis burung pemakan serangga, jenis pemakan ikan, dan jenis burung pemakan buah-buahan.

Jenis burung pemakan serangga bukan berarti burung tersebut hanya memakan serangga, akan tetapi bisa memakan apa saja dan serangga menjadi makanan utamanya.

Serangga yang bisa menjadi makanan burung pun jenisnya beragam, biasanya burung lebih suka memakan serangga jenis semut, jangkrtik, belalang, kroto, ulat, laba-laba, larva kumbang dan masih banak yang lainnya.

Burung pemakan serangga uga gemar memakan cacing, laron, dan kunang-kunang. Pada dasarnya burung pemakan serangga akan memakan hewan apa saja yang memiliki ukuran kecil.

Ciri fisik burung pemakan serangga biasanya memiliki paruh yang memanjang dan sedikit runcing pada ujungnya.

Bentuk paruh yang demikian memudahkan si burung untuk menangkap serangga yang sedang sembunyi disarangnya atau pada celah-celah sempit.

Berikut beberapa jenis burung pemakan serangga yang ada di dunia yang bisa kita ketahui.

1. Burung Pelatuk

Burung pemakan serangga yang pertama kita bahas adalah burung pelatuk, jenis burung ini adalah jrnis burung pemakan yang masih sering terlihat disekitar kita.

Burung yang pernah terkenal di tahun 1940-an melaluli film kartun berjudul Woody Woodpecker ini, memakani serangga yang terdapat di pephonan.

Makanan favoritnya adalah jenis serangga yang hidup di balik kulit pohon. Dengan paruhnya yang kuat dan runcing, burung pelatuk mampu merobek bahkan melubangi batang kayu untuk mendapatkan makanannya.

Ada banyak sekali jenis burung pelatuk, diantaranya adalah brung pelatuk paruh besi yang terkenal dengan kekuatan paruhnya.

Biasanya burung pelatuk hidup di hutan yang lebat, yang memiliki pepohnan besar yang dihuni serangga yang menjadi makanannya.

Burung pelatuk biasanya mencari makanan berupa semut atau rayap dengan cara melubangi batang pohon.

Ketika burung pelatuk melubangi batang pohon, biasanya akan terdengar suara gaduh seperti ketukan yang sangat cepat dan keras hingga terdengar dari jarak yang sangat jauh.

Sarang burung pelatuk berbeda dengan sarang burung jenis lainnya, sarang burung pelatuk bisa kita temukan di lubang-luban pohon yang dia buat sendiri dengan  paruhnya.

Dalam sekali masa reprduksi, jenis burung pemakan serangga yang satu ini bisa menghasilkan 2 (dua( sampai 3 (tiga) telur dalam tiap sarangnya.

2. Burung Cabak

Burung pemakan serangga yang satu ini memiliki kebiasaan aktif untuk mencari makan dimalam hari atau nocturnal sama seperti burung hantu yang berburu mangsanya pada waktu malam hari saja.

Burng cabak juga memliki wilayah perburuan yang sama dengan burung hantu, yaitu area persawahan dan juga hutan.

Yang  menjadi perbedaan antara urung cabak dan burung hantu adalah selain ukuran tubuhnya yang lebih kecil dari burung hantu, juga jenis makanannya yang berupa serangga.

Secara fisik, burung cabak memiliki bentuk kaki yang cukup pendek, rentang sayap yang cuku lebar, serta penglihatan yan tajam untuk berburu dikegelapan malam.

Target perburuan burung cabak adalah serangga-serangga kecil yang bisa terbang, seperti halnya laron, kupu-kupu, belalang, dan serangga terbang jenis lainnya.

Suara burung cabak yang khas dari burung cabak bisa kita kenali menjelang matahari terbenam.

Suara “cwuirp” yang sangat keras seolah menyuarakan perasaan sendu dan menusuk membelah langit senja adalah karakteristik yang sangat bisa kita kenali.

Burung cabak akan terus menyuarakan kicauaunnya hingga tiga puluh menitan sembari terbang mengitari langit kala senja dan fajar untuk mencari mangsa.

3. Burung Murai Gila

Jenis burung murai yang satu ini sudah dikenal cukup lama dan dijadikan sebagai burung peliharaan dikalangan para kicau mania.

Jenis burung pemakan serangga yang satu ini, di habitat aslinya biasanya hidup di hutan atau perkebunan yang memliki aliran sungai di sekitarnya.

Makanan dari burung murai gila juga berupa serangga-serangga kecil seperti jenis burung pemakan serangga lainnya.

Burung murai gila biasanya memilih pepohonan yang tinggi untuk tempat tinggal, dan menjadikan ranting-rantingnya sebagai penopang sarangnya.

Sarang burung murai gila terbuat dari rerumputan kering yang dia susun rapi seperti mangkok di atas ranting pohon.

Dalam sekali masa reprodksi, burung murai gila bisanya menghasilkan 2 (dua) sampai 3 (tiga) butir dalam sarangnya.

Selain burung murai gila, jenis burung muari yang lainnya juga memiliki jenis makanan yang sama, yaitu serangga.

4. Burung Cui Besar

Burung cui besar merupakan jenis burung pemakan seranga kecil seperti ulat, kumbang, belalang, jangkrik dan jenis serangga kecil lainnya.

Habitat asli dari burung Cui besar adalah hutan dataran tinggi yang terdapat di pegunungan pada ketinggian 1.000 sampai 2.800 meter di atas permukaan laut.

Ukuran tubuh burung cui besar tidak sebesar namanya, panjang tubuhnya hanya berkisar  centi meter.

Burung cui besar berburu dan memangsa serangga dengan cara menyelinap dan bersembunyi diantara ranting-ranting kecil.

Burung ini bisa hidup secara berkelompok dengan anggta yang banyak atau hanya bersama pasangannya saja.

Ciri fisik dari burung cui besar ditandai dengan bentuk kepala yang berwarna hitam, memiliki garis alis putih, ekor dan sayap berwarna hitam dengan warna ujung berwana putih, serta punggung berwarna abu-abu.

Sementara burung cui besar betina ditandai dengan ciri fisik yang berwarna lebih buram, tubuh bagian bawah berwarna kuning dan kepala berwarna hijau zaitun.

Ujung sayap burung cui betina berwarna putih kusam dengan paruh berwarna hitam keabu-abuan dan kaki berwarna putih buram.

5. Burung Gereja

Burung gereja yang juga dikenal sebagai brung pipit adalah jenis lain dari burung pemakan serangga yang sangat mudah ditemui di alam liar.

Kita dapat menjumpai burung pipit terbang bebas di taman kota, pinggiran kota atau tempat-tempat lainnya seperti gedung-gedung yang masih memiliki sumber makanannya.

Secara fisik burung gereja tergolong dalam burung berukuran kecil, biasanya burung gereja memakan serangga kecil seperti laron, kunang-kunang dan lain sebagainya.

Namun tidak jarang juga kita menemukan burung gereja sedang memakan biji-bijian seperti padi, sorgum, dan lain sebagainya.

Secara fisik, burug pipit atau gereja ini dapat kita kenali dengan bentuk tubuhnya yang gemuk, berbulu coklat kelabu, berekor pondek dan berparuh kuat.

Biasanya burung gereja hidup dengan cara berkelompok dalam kawanan dengan jumlah besar untuk mencari mangsa dan bertengger.

6. Burung Kardinal

Burung kardinal merupakan burung yang berasal dari benua Amerika, tepatnya terdapat di Amerika utara dan selatan, seperti di Negara Uruguay, Paraguay, Blivia dan juga argentina.

Burung kardinal berkicau dengan suara yang terkesan ceria, dan mereka berburu serangga untuk memberi makan anaknya.

Salah satu filem kartun terkenal yang berjudul “Angry Bird” terinspirasi dari burung yang satu ini, dengan warna merah menyala menjadikan burung ini terkesan sedang  marah.

Pengunjung juga mencari:

  • burung pemakan serangga
  • jenis burung pemakan serangga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *