Ikan Sepat
Ikan

Ikan Sepat

Ikan sepat pada dasarnya berasal dari negara Thailand. Pada tahun 1934 Ikan sepat diintroduksi ke Negara Indonesia. Kemudian oleh pemerintah Indonesia, ikan sepat tersebut terus dikembangkan untuk menjadi komoditas pangan yang besar.

Di Indonesia, nama Ikan jenis Sepat memang sudah cukup populer. Akan tetapi bukan sebagai ikan hias, namun sebagai ikan yang dikonsumsi dan umumnya sering diolah menjadi ikan sepat asin.

Meskipun demikian, saat ini banyak berbagai jenis ikan ini yang sudah dijadikan sebagai ikan hias. Kecantikan ikan hias ini tidak kalah cantik jika dibandingkan dengan jenis ikan hias lainnya.

Ikan Sepat

Nama latin dari ikan sepat adalah Trichopodus trichopterus. Ikan ini juga sering disebut sebagai ikan labirin, sebab sistem pernafasan ikan ini berupa lipatan membran yang membalut tulang sehingga bentuknya seakan seperti labirin.

Habitat asli Ikan Jenis Sepat ini ada di Indonesia, Thailand, Vietnam, dan Malaysia.

Kelemahan ini yaitu bila dibawa dalam perjalanan yang sangat atau agak jauh, akan menyebabkan ikan ini menjadi stres bahkan bisa mati.

Ikan ini bentuknya pipih lagi memanjang. Corak warna tubuhnya juga lumayan indah. Oleh karena itu tidak heran bila ikan ini banyak dijadikan sebagai ikan hias dibanding dikonsumsi.

Bentuk sirip ikan sepat ini mirip seperti duri yang tipis serta sensitif. Fungsi sirip tersebut untuk mendeteksi informasi lingkungan di sekeliling ikan ini berada.

Ikan ini juga dikategorikan kedalam ikan hias yang besar. Ia dapat tumbuh dan berkembang hingga ukuran paling besar yaitu 20 cm. Umur ikan ini sangat panjang, yakni bisa mencapai 6 tahun.

Sebetulnya, ikan ini juga masih dalam kategori jenis ikan gurami. Perbedaan antara kedua ikan tersebut yaitu ikan sepat mempunyai warna kebiruan atau ke abu-abuan dan memiliki sebuah pola butiran dengan warna perak atau hijau seperti mutiara di badannya.

Jenis Ikan Sepat

Jenis Ikan Sepat ada beberapa ragam yang memiliki ukuran dan corak yang bermacam-macam.

1. Ikan Sepat Biru

Sebagaimana namanya, ikan sepat biru ini mempunyai warna dasar biru yang bagus sekali untuk dijadikan hiasan di dalam akuarium.

Dalam pertumbuhannya, ukuran ikan hias ini bisa membesar dan memanjang hingga mencapai 12 cm.

Ikan ini mampu mencari makanan sendiri di akuarium. Seperti memakan bakteri air dan lumut. Meski demikian, sebaiknya Anda juga harus secara rutin untuk memberinya makan supaya bisa tumbuh dan berkembang dengan besar dan dapat bertahan hidup lama.

Apabila Anda tertarik pada ikan sepat untuk dibudidayakan, maka pastikan indukan yang Anda pilih itu bagus.

Jikan ingin mengetahuo perbedaan antara ikan sepat biru jantan atau betina, Anda bisa membedakannya dari corak warna dan bentuk tubuhnya.

Ciri Ikan sepat biru jantan mempunyai tubuh yang ramping dan corak warnanya lebih terang. Sedangkan ikan betina mempunyai tubuh lebih besar serta gemuk, dan warna ikan betina lebih pekat serta kusam.

Harga ikan sepat biru biasanya di jual sekitar Rp. 3.000 per satu ekornya.

2. Ikan Sepat Padi

Yang pertama adalah jenis ikan sepat padi. Ikan ini biasa juga dinamakan ikan sepat ronggeng.

Ikan ini mempunyai dua manfaat, yaitu: sebagai ikan hias dalam akuarium atau juga bisa untuk dijadikan sebagai ikan konsumsi.

Ikan ini mampu bernafas diudara karena ikan ini mempunyai sistem pernafasan yang seperti paru-paru.

Harga jual ikan sepat padi ini kisaran Rp 3.000 untuk per ekornya. Jika tidak membelinya pun bisa juga didapatkan di sungai. Sebab ikan ini masih tergolong ikan liar serta gampang untuk ditemukan di sungai.

3. Ikan Sepat Mutiara

Jenis ikan selanjutnya adalah ikan sepat mutiara. Ikan ini masuk dalam kategori jenis ikan sepat hias.

Ikan ini, di negara lain, terkenal dengan sebutan Lace Gourami, Mosaic Gourami, dan Pearl Gourami.

Sebagaimana namanya, ikan ini mempunyai corak warna berbintik hitam serta terdapat corak bulat-bulat, yang dipadukan warna cerah laksana mutiara.

Habitat asli ikan sepat mutiara ini ada di perairan rawa yang memiliki kadar air sedikit asam, pada dataran rendah.

Di Indonesia, biasanya ikan mutiara ini bisa dengan gampang ditemukan di daerah Kalimantan dan Sumatera.

Walaupun masih mempunyai hubungan erat dengan ikan sepat siam, yang sering dikonsumsi, akan tetapi ikan sepat mutiara ini sering kali dijadikan sebagai ikan hias atau ikan peliharaan.

Kategori ikan sepat mutiara masuk dalam hewan omnivora. Sebab ikan ini bisa memakan segala jenis makanan. Termasuk makanan hewani, misalnya ikan yang ukurannya lebih kecil. Dan makanan nabati, misalnya tanaman.

Harga pasaran ikan sepat mutiara ini biasa dijual sekitar Rp. 10.000 sampai dengan Rp. 20.000 untuk per satu ekornya.

4. Ikan Sepat Siam

Berikutnya adalah jenis ikan sepat siam yang disebut juga sebagai ikan sepat rawa. Ikan ini mempunyai nama latin Trichogaster Pectoralis. Ikan ini masih satu jenis dengan ikan gurami.

Ada beberapa nama panggilan untuk ikan ini, di antaranya:

  • Ikan Sliper. Panggilan ini terkenal di daerah jawa timur
  • Gurami kulit ular atau Snake skin gouramy. Disebut demikian karena mempunyai warna yang berpola belang-belang pada bagian tubuhnya.

Ukuran ikan sepat siam ini realtif besar. Ukuran paling besar yang sudah pernah ditemukan adalah 20 cm.

Warna ikan ini adalah perak kusam serta agak kehitaman. Biasanya pada bagian tubuh belakang juga terdapat warna lebih terang.

Selain dijadikan sebagai konsumsi, ikan ini juga sering dibudidayakan. Biasanya ikan ini dijadikan ikan sepat asin yang harga jualnya sekitar Rp. 80.000 an.

Adapun untuk ikan sepat siam yang difungsikan sebagai ikan hias serta mempunyai ukuran yang kecil, akan dijual dengan kisaran harga Rp. 3.000 an.

5. Ikan Sepat Madu

Nama lain ikan sepat madu ialah gurami madu. Warna ikan sepat jenis ini ialah kuning terang, seperti emas. Dan bila tubuhnya terkena pantulan sorotan cahaya akuarium, akan semakin terlihat bagus.

Sifat yang dimiliki ikan sepat madu ini tidaklah agresif, sehingga bisa dicampurkan dengan jenis ikan hias yang lain dalam satu akuarium yang sama.

Ikan sepat madu harganya sama dengan jenis ikan sepat yang lain. Yaitu sekitar Rp 3.000 an per satu ekornya.

Harga Ikan Sepat

Jenis Ikan Sepat   Harga
  • Harga Ikan Sepat Mutiara
Rp10.000 – Rp20.000 per ekor
  • Harga Ikan Sepat Siam
Rp3000 per ekor
  • Harga Ikan Sepat Padi
Rp3000 per ekor
  • Harga Ikan Sepat Madu
Rp3000 per ekor
  • Harga Ikan Sepat Biru
Rp3000 per ekor

Cara Merawat Ikan Sepat

Cara merawat ikan sepat tidaklah susah. Biasanya ikan ini dipelihara di aquarium dengan kadar suhu air sekitar 24 sampai dengan 27 derajat.

Adapun komposisi air di akuarium tidak begitu berpengaruh pada ikan sepat ini.

Sifat ikan sepat ini sangat tenang sehingga bisa hidup damai bersama ikan jenis lainnya. Walaupun begitu, bisa jadi ada kemungkinan bahwa ikan ini akan bersifat agresif jika dalam kondisi stree dan merasa terancam.

Hendaknya akuarium diisi dengan tanaman yang cukup banyak untuk dijadikan tempat bernaung ikan ini. Kondisi pencahayaan pada akuarium seyogyanya disetting seterang mungkin.

Makanan ikan jenis ini bisa berupa pelet, cacing kering, cacing darah, dan makanan ikan lainnya.

Soal cara memelihara ikan sepat ini, sebaiknya jumlah ikan sepat betina jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan jumlah ikan sepat jantan.

Sebab apabila jumlah ikan sepat jantan dalam akuarium lebih banyak daripada ikan betina, maka biasanya akan mengakibatkan perkelahian antar sesama ikan sepat jantan. Berkelahi karena berebut untuk mendapatkan ikan sepat betina. (kayak manusia yahhh…)

Jika ingin memelihara ikan ini bersama ikan jenis lain di dalam satu akuarium yang sama, maka sebaiknya pilihkan jenis ikan yang mempunyai sifat tenang serta tidak agresif.

Cara Memancing Ikan Sepat

Habitat ikan sepat ini adalah di rawa atau danau. Oleh karena itu, cara memancing ikan sepat yang tepat adalah di habitat aslinya.

1. Umpan Ikan Sepat

Umpan ikan sepat ada beberapa jenis yang sangat ampuh untuk memancing ikan sepat di rawa.

a. Cacing Tanah

Cacing tanah adalah umpan yang paling umum dipergunakan serta paling bagus untuk memancing jenis ikan air tawar, seperti ikan sepat juga.

Umpan ini memiliki kelebihan, yaitu sangat mudah untuk diperoleh dan sangat mudah dipasang di kail.

Ternyata cacing tanah juga memiliki bau anyir yang sangat kuat sehingga bisa dengan mudah menarik perhatian ikan untuk memakannya.

Gunakanlah cacing tanah yang memiliki ukuran diameter kecil agar ikan sepat bisa lebih mudah memakannya. Ini berdasarkan ukuran ikan sepat yang tidak terlalu besar.

b. Cacing Darah

Bagi Anda yang memelihara ikan hias, tentunya mempunyai persediaan cacing darah yang banyak sekali.

Anda dapat memakai cacing darah tersebut untuk digunakan sebagai umpan saat memancing ikan sepat pada habitat aslinya.

c. Telur Semut

Kroto atau telur semut juga bisa dijadikan sebagai umpan yang sangat menarik sekali bagi ikan sepat rawa.

Anda bisa mendapatkan umpan telur semut ini di toko burung. Sebab biasanya kroto juga sering digunakan sebagai pakan burung.

Pilihlah telur semut yang bentuknya masih mulus, yang belum ada tanda-tanda bahwa telur tersebut akan menetas dalam waktu dekat.

d. Mie Rebus

Mie rebus memiliki bentuk yang mirip sekali dengan cacing. Dengan bentuknya yang begitu mampu menyita perhatian dan menghipnotis ikan sepat

Walaupun memang peluang keberhasilannya tidak sebesar umpan lain, namun kenyataannya mie instan rebus juga bisa digunakan sebagai umpan untuk ikan sepat.

Sebelum menjadikannya sebagai umpan, rebuslah mie tersebut sebentar saja sampai bentuknya menjadi kenyal. Tapi, jangan terlalu kenyal sebab akan menjadi mudah lepas dari kail.

e. Daging Ayam

Kita tahu bahwa daging ayam mempunyai aroma yang kuat. Oleh karena itu daging ayam juga bisa dijadikan sebagai umpan untuk memancing ikan sepat rawa.

Gunakan daging ayam yang kondisinya masih segar untuk hasil yang lebih baik. Sebab daging ayam yang segar mengeluarkan aroma yang lebih kuat.

Namun, sebelumnya potong-potonglah dahulu daging ayam tersebut dengan ukuran kecil-kecil serta muat di mulut ikan.

2. Tips Mancing Ikan Sepat

  • Gunakanlah Joran yang memiliki ukuran paling kecil. Biasanya besarnya ukuran bagian ujung joran tersebut sama dengan lidi.
  • Khusus di tempat yang lebih luat, misalnya waduk atau danau, Anda bisa memilih memakai joran tegek.
  • Apabila targetnya adalah ikan sepat besar, maka gunakan ukuran Kail Pancing yang nomor 2.
  • Apabila targetnya adalah ikan sepat kecil, maka gunakan ukuran Kail Pancing yang nomor 1 atau 0,5.
  • Gunakan senar pancing yang berukuran paling kecil. Atau biasanya disesuaikan dengan lubang kail pancing.

Cara Budidaya Ikan Sepat

Cara budidaya ikan sepat ini tergolong mudah. Jika Anda tertarik untuk membudidayakan ikan sepat ini, Ada bisa dengan mudah membudidayakannya pada kolam buatan Anda.

1. Proses Pemijahan

Langkah pertama untuk memulai budidaya ikan sepat, yang wajib dilakukan ialah menyiapkan kolam.

Kolamnya bisa menggunakan kolam yang permanen, dibuat dengan sistem cor atau kolam buatan sendiri dari terpal.

Sebaiknya kolam budidaya dibuat semirip mungkin atau persis dengan lingkungan aslinya. Ini untuk memudahkan ikan berpijah serta bertelur.

Anda bisa menambahkan bebatuan, pasir, kayu, akar, dan tanaman dalam kolam tersebut.

Aliran air pada kolam budidaya sebaiknya dibuat tidak terlalu deras, karena ikan ini lebih senang pada kondisi air yang tenang.

Kalau kolam sudah siap digunakan, selanjutnya masukkanlah indukan ikan sepat, baik jantan maupun betina, ke dalam kolam tersebut.

Untuk ikan sepat betina, pilih indukan yang telah berumur serta siap untuk bertelur.

Sebaiknya perbandingan jumlah ikan sepat jantan dan betina 1:1 atau boleh juga 1:2.

Sebelum melakukan proses pemijahan, ikan sepat jantan akan membuat tempat untuk menyimpan telur dengan mengeluarkan busa terlebih dahulu.

Karena itulah, di atas permukaan kolam masukkanlah jerami yang berfungsi untuk melindungi telur dari sengatan terik matahari secara langsung ataupun air hujan.

Sesudah ikan sepat betina telah berhasil bertelur, maka secepatnya ikan sepat betina dipisahkan dari kolam tersebut.

Kemudian ikan jantan akan menjaga dan memelihara telur tersebut sampai bisa menetas sekitar 2-3 hari sesudah proses pembuahan.

Larva akan muncul apabila telur telah berhasil menetas. Dan larva tersebut tidak memerlukan makanan dari luar sepanjang 7 hari. Sebab larva tersebut masih mempunyai cadangan makanan.

Apabila usia larva telah mencapai lebih dari 7 hari, umumnya larva akan memakan larva serangga  dan plankton dengan ukuran yang kecil.

2. Proses Pembesaran

Proses pembesaran ikan ini bisa dilakukan setelah umur larva sudah mencapai 2 bulan-an. Karena pada saat umur ini, ikan sepat telah bisa menjaga dirinya sendiri dari berbagai ancaman dari luar.

Jika ingin memperoleh hasil yang maksimal dalam proses pembesaran ini, Anda dapat memberikan makanan tambahan seperti daun singkong, dedak, hingga pelet ikan, dan tepung daun.

3. Pemanenan Ikan Sepat

Anda dapat memulai memanen Ikan ini setelah sudah berusia sekitas 4 bulan. Meskipun demikian, tetap tergantung pada jenis ikan sepat yang dibudidayakan.

Waktu pemanenan ini bisa Anda lakukan pada pagi hari ataupun pada waktu sore hari. Waktu memanne usahakan jangan siang hari, sebab kondisi sinar matahari sedang pada puncak panas-panasnya.

Lakukan pemanenan ikan dengan cara menjaring ikan atau dengan cara menguras air kolam dulu.

Begitulah berbagai hal tentang ikan sepat. Dengan mengetahuinya, sekarang Anda akan lebih memahami tentang segala sesuatu yang berkaitan tentang ikan ini. Mulai dari nama-nama ikan jenis sepat yang lain, harganya, jenisnya, cara memancing, cara merawat, bahkan sampai bagaimana cara membudidayakan ikan jenis sepat.

Pengunjung juga mencari:

  • dimanakah habitat ikan asin sepat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *