Ikan Air Tawar
Ikan

Ikan Air Tawar

Ikan air tawar memang cocok untuk dipelihara, baik dijadikan hiasan diakuarium atau dipelihara dalam kolam berbagi jenis dan bentuk yang mmenarik menjadikan ikan airtawar sebagai perimadona bagi para pemeliharanya.

Keanekaragamanan biota air seperti ikan tawar banyak kita temukan di Indonesia. Hal ini disebabkan Indonesia mejadi dalah satu Negara dengan varietas ikan tawar tertinggi di dunia. Dari 1.100 jenis ikan tawar yang beredar diperdagangan seluruh dunia 400 lebih ikan tawar berasal dari Indonesia.

Demikian menurut data yang diberikan oleh kementerian kelautan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dari sekitar 100 spesies ikan air tawar tersebut telah dibudidayakan oleh Masyarakat Indonesia.

Daftar Isi sembunyikan

Jenis Ikan Air Tawar Hias

Ikan air tawar hiasa adalah ikan hias yang tempat alaminya hidup di air tawar seperti sungai, rawa, waduk dan danau. Perbedaan tujuan dalam pemeliharaan ikan air tawar juga membedakan pula media perawatanya. Bagi para pecinta ikan air tawar hias biasanya akan memilih media akuarium dalam pemeliharaannya.

Sedangkan para pembudidaya biasanya memilih media kolam yang memiliki ukuran lebih besar dan berada di luar ruangan. Tingkat perawatan yang lebih mudah dari ikan laut menjadikan ikan air tawar lebih banyak diminati. Tingkat kemudahan dalam perawatan ikan air tawar bisa dikarenakan teknologi yang digunakan tidaklah terlalu ribet.

Hal juga karea sirkulasi pergantian air pada ikan air tawar juga cenderung lebih mudah dari ikan laut. karena air tawar lebih mudah ditemukan seperti air sumur atau PAM. Ada banyak jenis dan ragam ikan air tawar yang bisa dipelihara baik sebagai ikan hias maupun sebagai ikan budidaya.

1. Ikan Arwana

Salah satu ikan yang popular diantara pecinta ikan hias adalah ikan arwana. Terutama di Asia Tenggara ikan arwana menjadi perimadona para pecinta ikan terutama di Indonesia. Bentuk tubuh dari ikan ini menjada daya tarik dari para pecinta ikan hias. Selain itu warnanya yang cantik menambah daya magnetnya.

Juga sifat dari ikan arwana yang aktif dan menawan menjadikan ikan arwana sangat cocok dijadikan hiasan dalam akuarium. Nama latin dari ikan Arwana adalah Scleopages sp. Ikan arwana juga masih memiliki banyak nama seperti Baramundi, Saratoga, Ikan Naga atau Dragon fish, Pla Tapad,Siluk, Saratoga, Kelesa,Peyang dan Tangkelese.

Selain daya tarik dari bentuk fisiknya ikan Arwana juga memiliki mitos yang dipercaya banyak orang, yaitu bagi siapa saja yang memelihara ikan air tawar hias arwana akan mendapatkan keberuntungan dan terlindung dari arwah jahat.

Terlepas dari mitos yang beredar pada kenyataannya ikan Arwana memang memiliki daya pikat tersendiri dan menjadikan orang berminat untuk memeliharanya. Ciri fisik dari ikan Arwana juga terdapat pada kumis atau sungut yang terdapat di bagian bawah mulutnya.

Kumis atau sungut ini memiliki fungsi sebagai sensor getar dan alat pendeteksi keberadaan mangsa ikan Arwana. Gerakan ikan Arwana yang anggun menjadi salah satu daya pikat yang memanjakan nata para penglihatnya, hal ini disebabkan sisik dari ikan Arwana yang memantulkan cahaya mejadikannya terlihat meliuk-liuk indah.

2. Ikan Air Tawar Hias Arapaima

Salah satu jenis ikan tawar terbesar didunia adalah ikan air tawar hias arapaima, ikan ini berasal dari perairan Amerika Selatan. Arapaima gigas adalah nama latin dari ikan arapaima ini, ikan arapaima juga disebut ikan Piche dan Pirarucu. Ikn arapaima bisa tumbuh mecapai panjang 2.5 meter dengan capaian berat badan sampai 100 kg.

Ikan arapaima memlikiki kerabat yang sangat populer di kalangan maysrakat pecinta ikan Asia Tenggara, yaitu ikan Arwana. Populasi ikan arapaima di habitat alaminya mulai mengalami npenurunan, hal ini disebabkan perburuan liar yang bertujuan untuk diperjual-belikan ke luar negeri.

Selain sebagai ikan hias, ikan arapaima juga dijadikan ikan konsumsi bagi masyarakat lokal, sehigga populasi ikan arapaima semakin menurun. Pemerintah Brazil sebagai Negara endemik ikan arapaima menetapkan aturan lararangan penangkapan di habitat aslinya guna menjaga kelestarian ikan arapaima.

Pemerintah Brazil hanya memperbolehkan perburuan nikan arapaima di habitat aslinya di daerah-daerah terpencil saja di Amazon. Pemerintah Brazil juga hanya memperbolehkan masyarakat setempat saja menjadikan ikan arapaima sebagai konsumsi sebagai upaya pelestarian kearifan local masyarakat setempat.

Namun bagi masyarakat Indosnesia yang ingin memelihara ikan arapaima bisa tenang dan mendapatkannya di pasar ikan di Indonesia karena sudah banyak pecinta ikan arapaima yang membudidayakannya.

3. Ikan Bala Shark

 

Walaupun ikan ini memiliki nama seperti ikan hiu, namun ikan Bala Shark tidk segaganas ikan hiu dan tidak tergolong sebagai ikan predator seperti ikan hiu. Pemeliharaan ikan Bala Shark masih bisa di tempatkan di akuarium dengan jenis ikan yang lain.

Ikan Bala Shark memiliki ciri khusus yaitu warna dasartubuhnya berwarna perak dan bergaris hitam di ekor,sirip dan punggungnya. Ikan Bala Shark memiliki ciri fisik lain yaitu mata yang cukup besar yang berfungsi sebagai penglihatan ketika mencari makan pada saat kondisi minim cahaya atau gelap.

Ikan Bala Shark berhabitat di sungai yang besar dan dalam , ikan Bala Shark adalah ikan pemakan mikrobiota dan hewan-hewan kecil lainnya, seperti larva kecil, fitoplankton, krustacea dan hewan serangga kecil lainya.

Ikan Bala Shark memiliki tingkat penyesuaian yang baik terhadap lingkungan air, sehingga Ikan Air Tawar Hias Bala Shark sangat mudah dipelihara tanpa takut ikan yang kita pelihara nanti mati. Kondisi air yang cocok bagi ikan Bala Shark air yang bersuhu 22 sampai 28 derajat celcius dan pH antara 6 sampai 8.

Jika kita memelihara ikan Bala Shark di akuarium, sebaiknya memberinya tutup agar ikan Bala Shark tidak melompat keluar akuarium, karena ikan Bala Shark tergolong ikan aktif dan nakan melompat ketika dia sedang ster, lapa atau merasa sedang dalam bahaya.

4. Ikan Black Ghost

Ikan Black Ghost memiliki nama latin Apterontus Albiforns dan tersebar di Wilayah Suriname dan sungai Amazon. Ikan Black Ghost memiliki banyak nama, seperti Setan Hitam, Si Bulu Ayam, dan Ikan Penari Balet karena gerakannya ketika berenang lincah dan lentur seperti penari balet.

Ikan Black Ghost memiliki ciri fisik warna hitam kusam serta pada ekornya terdapat lingkaran putih seperti cincin. Ikan Black Ghost termasuk dalam ikan nogturnal yang beraktisitas dan mencari makan dimalam hari, dan ikan Black Ghost lebih suka tempat gelap untuk bersembunyi.

Ikan Black Ghostbisa tumpuh mencapai 47 cm, maka dari itu ikan Black Ghost dikategorikan dalam ikan besar. Meskipun ikan Black Ghost memiliki nama-nama yang menyeramkan namun ikan Black Ghost termasuk ikan yang tidak agresive dan cukup tenang.

5. Ikan Belida

Ikan predator yang satu ini memiliki nama latin Notopetrus Chitala H.B yang oleh kebanyakan orang disebut ikan Belida. Persebaran ikan ini berada di wilayah Asia Tenggara, maka tidaklah sulit mendapatkan Ikan Belida di Indonesia dan Negara-negara di Asia Tenggara lainnya.

Persebaran Ikan Air Tawar Hias Belida di Indonesia berada di pulau Sumatera, Kalimantan dan Jawa, tepatnya di Jawa Barat, habitat ikan Belida berada di Anak sungai dan rawa- rawa. Ikan Belida tergolong ikan karnivora atau predator.

Ikan Belida selain dijadikan sebagai Ikan hias namun di beberapa daerah yang memiliki banyak populasi ikan Belida dijadikan sebagai konsumsi. Ikan belida bisa tumbuh mencapai berat 1,5 kg hingga 7 kg. Ikan Belida bmemiliki capaian pertumbuhan yang cukup besar dantara ikan tawar yang lainnya.

Sehingga membutuhkan akuarium yang berukuran besar untuk memeliharanya dengan persediaan cukup oksigen. Idealnya untuk memelihara klan Belida dibutuhkan akuarium atau kolam dengan ukuran 2 x 1,5 meter dan ketiggian air sekitar 45 cm.

Suhu air juga menjadi perhatian bagi para pemelihara ikan, untuk memelihara ikan Belida sebaiknya berada pada kisaran 20 sampai 30 derajat celcius. Dan sirkulasi air dalam kolam atau akuarium ikan Belida harus tetap mengalir karena habitat asli dari ikan Belida berada di sungai dan mengalir.

Ikan Belida adalah ikan predator maka jangan di masukkan dalam akuarium atau kolam yang bercampur dengan ikan kecil lain. Karena ikan Belida adalah predator bagi ikan- ikan kecil jenis lainnya, seperti anakan lele atau udang.

Meskipun di habitat aslinya ikanBelida memakan ikan lele dengan ukuran kceil, namun di kolam atau akuarium jangan dikasih makan ikan Lele, karena ikan Lele memiliki patil yang bisa membahayakan bagi Ikan Belida.

Ketika ikan Belida sudah mencapai usia dewasa atau berukuran besar kita bisa memberinya makanan yang lebih beragam, seperti kodok yang memiliki tekstur lembut dan tidak berbahaya bagi Ikan Bellida.

6. Ikan Oscar

Ikan Oscar memiliki daya tarik utama terdapat pada sisiknya yang memiliki warna eksotis kuning kemerahan. Corak sisik Ikan Oscar atau dengan nama latin Astronotus Ocellatus ini membentuk motif khusus, nisa membentuk motif tulisan bahkan bentuk suatu benda.

Ikan Oscar atau Astronotus Ocellatus termasuk ikan peredator atau ganas dan dapat memangsa ikan jenis lainnya yang berukuran lebih kecil. Disamping itu Ikan Oscar atau Astronotus Ocellatus juga tergolong ikan kanibal atau memakan ikan dari jenisnya sendiri baik di habitat aslinya atau dalam akuarium.

Maka dari itu jangan campur Ikan Oscar atau Astronotus Ocellatus dalam tank yang sama dengan ikan lain yang berukuran lebih kecil. Serta dianjurkan untuk memelihara ikan Ikan Air Tawar Hias Oscar atau Astronotus Ocellatus dalam tank yang sama dengan ikan predator lainnya yang memiliki ukuran tubuh tidak terpaut jauh.

7. Ikan Gurame Padang

Ikan Gurame selain menjadi ikan konsumsi ternya memiliki spesies yang dijadikan sebagai ikan hias. Gurame Padang atau Gurame Merah sedang menjadi perimadona para peminat ikan hias.

Karena minat dari para peminat ikan hias meningkat maka meningkat pula harga dari Ikan Gurame Padang atau Gurame Merah jika dibandingkan dengan ikan jenis ikan Gurame yang dijadikan konsumsi.

Dinamakan ikan Gurami Padang atau Gurami Merah bukanlah tanpa alasan, Gurami Padang atau Gurami Merah memiliki persebaran di Daerah Padang dan juga memiliki ciri fisik berwarna merah. Berbedaan ikan Gurami Padang atau Gurami Merah yang berjenis jantan atau betina bisa dilihat dari ciri fisiknya.

Ikan Gurami Padang atau Gurami Merah jantan memiliki ciri fisik nonong aatu benjolan pada bagian kepalanya, sedangkan ikan betina memiliki ciri fisik kepala dan mulut yang cenderung tidak begiru menonjol.

8. Ikan Air Tawar Louhan

Ikan Louhan pernah menjadi ikan yang paling diminati oleh para pecinta dan pemelihara ikan, dan saat ini pun masih menjadi perimadona karena memiliki bentuk yang artistic serta unik. Benjolan atau nonong pada kepala ikin Ikan Louhan menjadi ciri fisik yang khas dan dapat dengan mudah dikenali, yang dalam bahasa ilmiah dikenal dengan nama Flowehron.

Dikalangan para komunitas pecinta ikan dan pemelihara ikan sering disebut dengan ikan jenong atau nonong. Dan jeneong atau nonong ini menjadi penentu harga dari ikan Louhan.

9. Ikan Komet

Ikan yang berasal dari Jepang ini disebut dengan nama ikan Komet dan masuk ke Negara Indonesia kisaran tahun 1870-an. Ikan Komet masih dalam satu keluarga dengan ikan hias yang juga cukup popular di Indonesia yaitu Ikan Mas dan Ikan Koi atau nama latinnya Cyprindae.

ikan Komet memiliki corak warna yang eksotis serta cantik, ikan Komet juga memiliki sirip dan ekor yang menawan, yang bisa tumbuh memanjang, sehingga menarik minat para pecinta ikan hias untuk memeliharanya.

Ikan yang tergolong lamban dan tenang ketika berenang ini membuatnya terlihat anggun ketika ditaruh didalam akuarium dan kolam yang berair jernih. Sirip serta ekornya yang panjang tipis seperti gaun pengantin membuatnya tampil indah menghiasi akuarium.

10. Ikan Koi

Ikan hias yang cukup popular dikalangan para pecinta dan pemelihara ikan ini memliki peminat yang cukup besar. Pertama yang pertama popular di Jepangini dikenal dengan nama latin Cyprinus Carpio L.

Sebenarnya ikan Koi yang popular pertama kali di Jepang ini tidak berasal dari Jepang, melaikan dari Negara tetangganya yaitu China.

Kepopuleran ikan Koi di Jepang dikarenakan sekitar tahun 1820-an seorang penangkar ikan asal Jepang berhasil menangkarkan ndan menyilangkan ikan Koi sehingga tercipta fariasi warna dari Ikan koi dengan warna merah dan putih yang membuatnya tambah menawan.

Setelah itu hasil persilangan tersebut baru dinamai Ikan Koi. Sebenarnya Ikan Koi tidaklah cocok dipelihara di akuarium dengan air yang jernih, sehingga tidak begitu menarik jika dilihat dan dinikmati dari atas.

Selain itu, Ikan Koi juga membutuhkan ruang gerak yang cukup luas baik di dalam akuarium ataupun di dalam kolam, untuk perkembangannya yang maksimal. Meskipun demikian tidak mengurangi minat pecinta ikan hias untuk memeliharanya.

11. Ikan Koki

Ikan koki atau lebih sering disebut Ikan Mas Koki madalah salah satu jenis ikan yang sudah lama dipelihara dikalangan para pecinta ikan hias di Indonesia. Banyaknya fariasi Ikan Koki ini menjadikannya memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi.

Asal Negara dari Ikan Mas Koki ini juga berasal dari Negeri Tirai Bamboo yaitu China dan Ikan Mas Koki juga masih satu family dengan Ikan Komet dan juga Ikan Mas Koi. Bentuknya yang bulat gempal membuat Ikan Mas Koki sanggat menggemaskan.

Ikan Mas Koki ini Memiliki banyak jenis, ada sekitar 130 jenis Ikan Mas Koki yang tersebar diseluruh penjuru dunia. Ikan Mas Koki juga memiliki yang dapat mendatangkan keberuntungan bagi siapa saja yang memeliharanya, mitos ini dipercaya oleh etnis Tionghoa dan beredar dikalangan masyarakat Jepang.

12. Ikan Air Tawar Hias Biota

Ikan Air Tawar Hias Biota yang merupakan ikan endemic Indonesia. Tepatnya di perairan Sumatera dan Kalimantan. Ikan ini memiliki nama latin Chromobotia Macracanthus. Ia juga disebut dengan Biota Badut tau Ikan Clown Loach.

Ikan Biota ini memeliki banyak penggemar di Negara asalnya bahkan sampai keluar negeri. Hal ini selaras dengan data eksportir Ikan Biota yang terus mengalami peningkatan. Berbanding terbalik dengan minat yang tinggi justru di habitatnya ikan Biota ini mengalami penurunan dikarenakan ikan Biota masih sulit untuk dibudidayakan.

13. Ikan Lele Ekor Merah

Sudah jamaknya ikan Lele menjadi ikan konsumsi yang digemari dan cukup nikmat. Namun jenis Ikan Lele Ekor Merah atau Red Tail Catfish ini merupakan bukan jenis Ikan Lele yang sama dengan jenis ikan Lele yang sering kita konsumsi. Ikan Lele Ekor Merah adalah jenis ikan hias air tawar yang sedang di gandrungi para pecinta ikan guna dipelihara dalam akuarium atau sebagai ikan hias. 

Ikan Lele Ekor Merah mampu tumbuh dan berkembang mencapi 1 meter aat mencapai usia dewasa. Bentuk tubuh Ikan Lele Ekor Merah tidak jauh berbeda dengan Ikan Lele biasa, yang menjadi pembeda dengan ikan Lele biasa adalah corak warnanya yang lebih indah serta memiliki warna merah pada ekornya.

14. Ikan Air Tawar Hias Corydoras

Salah satu jenis dari ikan Sapu-Sapu yang sering kita temui di bantaran sungai di Indonesia ini memiliki nama latin Corydoras Aeneus. Asal dari ikan Corydoras Aenes inipun sama dengan ikan Sapu- Sapu pada umumnya yang kita temui yaitu dari dataran Amerika selatan dan Venezuela.

Ikan Corydoras Aenes lebih suka berenang didasar sungai dan hidup secara berkelompok di habitat aslinya. Secara anatomi ikan air tawar hias Corydoras Aenes ini memiliki kemiripan dengan ikan lele, yaitu sama-sama memiliki kumis dan memiliki patil dibawah siripnya.

Ikan yang biasa memakan lumut dasar sungai di habitat aslinya ini cocok dijadikan peliharaan di akuarium, selain memang memiliki bentuk yang cantik ikan Corydoras Aenes bisa membersihkan lumut yang berada di dinding akuarium.

Selain memakan lumut, ikan Corydoras Aenes juga memakan makanan-makanan sisa dari ikan lainnya yang berada didasar akuarium, maka dari itu ikan Corydoras Aenes bisa membantu menjaga kebesihan akuarium.

Di habitat aslinya, Ikan Corydoras Aenes memiliki umur panjang hingga 15 tahun, dan dapat tumbuh sampai sekitar 10 cm.

15. Ikan Manfish Diamond

Ikan hias yang satu ini berasal dari family ManFish memiliki ciri tubuh cukup pipih dan lebar, dengan sirip yang panjang menambah kesan lebar dari ikan ini. Sepintas Manfish Diamond ini memiliki kemiripan dengan Angel Fish.

16. Ikan Barbir

Ikan yang termasuk dalam family dari ikan CyprinidaeI dan bertubuh kecil ini disebut dengan Ikan Barbir, ikan yang hidup secara berrgerombol ini biasa menjadi pengisi akuarium. Di Indonesia terdapat dua jenis ikan Barbir yang diperjual belikan.

Ikan barbir bisa tumbuh dengan panjang mencapai 7 cm. Pebedaan ikan Barbir jantan dan betina bisa dilihat dari ukuran tubuhnya, ikan Barbir betina memiliki ukuran tubuh yang lebih besar dan gemuk dibandingkan ikan Barbir jantan. Habitat asli Ikan Barbiri memiliki persebaran di beberapa Negara di Asia Selatan, seperti di India, Afghanistan, Nepal, Bangladesh dan India.

Jika ingin memelihara ikan Barbir maka perhatikan sirkulasi air dalam akuarium, kaerena ikan Barbir sangat suka hidup di Air yang mengalir.

17. Ikan Air Tawar Hias Soaboa

Ikan Air Tawar Hias Soaboa memiliki kemiripan yang identik dengan ikan jenis Red Nose Tetra, yaitu sama-sama memiliki warna merah menyala pada bagian kepala.

18. Ikan African Jewelfish

Ikan asli Afrika diberi nama sesuai tempat asalnya yaitu African Jewelfish. Ikan African Jewelfish tidak cocok dipelihara dalam tank yang berisi bermacam-macam jenis dan ukuran, karena ikan African Jewelfish tergolong kedalam ikan yang agresif.

Coraknya yang indah menjadikan ikan African Jewelfish sebagai ikan air tawar yang banyak diminati sebagai hiasan dalam akuarium.

19. Ikan Rasroba

Jenis ikan kecil yang dapat menjadi ikan hias akuarium adalah Ikan Rasroba, akan Nampak keindahanya jika dipelihara dalam jumlah yang banyak atau bergerombol. Corak yang indah dari ikan Rasroba yang berukuran kecil ini mampu menarik minat para pecinta ikan hias.

20. Ikan Air Tawar Hias Tetra

Jenis ikan hias dari golongan ikan- ikan kecil air tawar adalah Ikan Tetra. Ikan tetra memiliki banyak ragam fariasi dan corak warna tubuhnya. Karena sikapnya yang ramah, ikan Tetra bisa di pelihara dalam akuarium bersama jenis ikan kecil lainnya.

Atau dapat di tempatkan di dalam aquascape karena ikan Tetra bukan jenis perusak tumbuhan hias dalam aquascape.

21. Ikan Molly

Ikan Molly sangat mudah ditemukan di pasar ikan Indonesia, ikan Molly sudah banyak di kembangbiakkan dan menjadi ikan hias di Indonesia. Fariasi jenis, corak,dan bentuk Ikan Molly bisa menjadi pilihan bagi para pecinta ikan hias.

22. Ikan Cupang

Jenis ikan hias yang satu ini selain dijadikan hias juga dijadikan sebagai ikan petarung. Ikan Betta Sp yang juga dikenal sebagai ikan Cupang sangat mudah ditemukan di pasar ikan di Indonesia. Jiwa petarung dari ikan cupang adalah sifat alami atau bawaan dari ikan Betta Sp karena sifatnya yang teritori atau menjaga wilayahnya.

Selain sebagai ikan hias, ikan cupang juga memiliki turnamen khusus dan rutin diselenggarangkan sebagai ajang pertarungan atau melombakan keindahan dari ikan cupang tersebut. Persebaran habitat alami ikan Cupan berada di Negara- negara di wilaya Asia Tenggara seperti Malaysia, Kamboja, Brunei, Thailand, Vietnam dan tentunya Indonesia.

Ikan cupang bisa hidup alami di persawahan, rawa,waduk dan danau. Ada sekitar 70 spesies ikan cupang dari berbagai penjuru dunia, namun perlu diketahui bahwa ikan Cupang termasuk dalam family Osphronemidae dengan spesies Betta Sp.

Bentuk sirip yang menawan serta gerak renang yang mempesona menjadikan Ikan Cupang banyak diminati, ditambah lagi dengan warna tubuhnya yang cantik dan berfariasi ikan cupang mampu memikat hati para pecinta ikan.

Menurut jenisnya ikan Cupang dibagi menjadi 3 golongan, aduan, hias dan liar. Selain memiliki daya pikat dari bentuk fisiknya saja, diantara alasan para pecinta ikan menggandrungi ikan Betta Sp ini karena perawatan yang mudah, murah serta memiliki daya tahan tubuh yang begitu kuat.

Bahkan ikan petarung ini mampu bertahan dan hidup di dalam air yang minim kandungan oksigennya. Hanya dengan toples atau botol ukuran kecil saja ikan cupang sudah bisa dibelihara tanpa penggunaan aerator.

23. Ikan Niasa

Saudara dekat ikan Nila sering disebut dengan Ikan Niasa dan memiliki nama latin Pseudtropheus Auratus. Ikan yang berasal dari Arika tepatnya Malawi juga memiliki nama lain yaitu ikan Malawi seperti Negara asalnya, ikan Niasa juga sering disebut dengan nama ikan Golden Chiclid.

Warna yang indah serta bentuk tubuh uniknya menjadikan ikan Niasa banyak diminati oleh para penggemar ikan hias. Salah satu keunikannya adalah ikan Niasa atau ikan Malawi jantan bisa berubah warna dari kuning menjadi biru ketika mmemasuki usia dewasa.

24. Ikan Lemon

Dinamakan ikan Lemon karena warnanya yang kuning mengkilat seperti warna buah lemon. Ikan yang terkenal rakus dan suka makanan ini memiliki nama latin Neolamprologus Lelupi memiliki sifat yang agresif serta suka menyerang.

Bagi yang berminat memelihara ikan air tawar Lemon maka jangan biar kan Ikan Lemon dalam keadaan kelaparan karena ketika ikan Lemon merasa kelaparan ikan Lemon beisa menjadi ikan kanibal dan saling mangsa dengan ikan lainnya.

25. Ikan Platty

Salah satu ikan hias yang bertubuh mungil dan menjadi perimadona diantara penggemar ikan hias adalah ikan Platty. Ada berbagai jenis dan corak dari ikan Platty, selain fariasi warna yang beragam ikan platy juga memiliki bentuk tubuh yang beraneka ragam. Sifatnya yang tenang sangat cocok ditempatkan di dalam akuascape.

26. Ikan ManFish

ManFish atau dikenal juga dengan istilah Angel Fish ini memiliki nama latin Pterophyllum Scalare. Asal habitat ikan ManFish ini berasal dari perairan Amerika Selatan yaitu perairan sungai Amazon. Terdapat banyak jenis ikan ManFish yang cukup terkenal seperti ManFish Black White, Iperial dan Marble.

27. Ikan Flaying Fox

Ikan endemic Indonesia ini memiliki persebaran di pulau Jawa, Sumatera dan Kalimantan. Memiliki nama latin Epalzeorhynchos Kalopterus dari keluarga Cyprindaei ini tergolong ikan hias air tawar bertubuh kecil dan sangat digemari. Ikan yang hidup di air berarus deras inimemiliki tubuh memanjanjang serta perut yang datar untuk mampu berenang menyesuaikan habitat aslinya.

Ikan Flaying Fox memiliki garis coklat dan hijau tua di sepanjang punggungnya serta dominasi warna putih yang menghiasi perut ikan Flaying Fox ini. Pertumbuhan maksimal ikan Falying Fox mencapi 11 cm, dan ikan jantan biasanyan memiliki tubuh yang lebih kecil dari ikan betina. Ikan Flaying Fox bisa memakan alga yang terdapat di dalam akuarium, atau diberi makan pellet dan sayuran.

28. Ikan Guppy

Ikan yang cukup terkenal dikalangan para pecinta ikan ini memiliki banyak fariasi warna dan bentuk sirip. Ikan Guppy masuk dalam kategori ikan hias dengan ukuran kevil dan memiliki nama latin Poecilia Reticulate ordo Cyrinododontiformes dengan keluarga Poeciliidae.

Ikan Guppy berasal dari Venezuela dan juga ditemukan di kepulauan karibia. Ukuran maksimal dari ikan Guppy hanya mencapai 6 cm dan mampu berkembang biak secara mandiri dalam akuarium dalam periode 29 hari.

Beberapa fariasi warna ikan Guppy antara lain silver, orange, merah,kebiruan serta fariasiwarna yang lain. Saat berkembang biak ikan Guppy mampu bertelur dan menghasilkan bayi Guppy sebanyak 100 ekor dalam satu masa pemijahan. Bayi Guppy sangat rentan mati maka kebersihan dan kondisi air harus tetap dijaga kesetabilannya.

29. Ikan Discus

Ikan hias perimadona yang lainnya adalah Ikan Discus, warna birunya yang unik dengan motif hitam abstrak serta kemerahan di bagian sirip ini menjadikan ikan Discus sebagai ikan yang cocok berenang di dalam akuarium.

Sudah banyak diantara pembudidaya ikan hias yang mengembang biakkan ikan discus dengan berbagai fariasi genetik untuk menghasilka fariasi Ikan Discus baru. Habitat Ikan Discus berasal dari perairan Amazon, ikan Discus termasuk dalam jenis tropis Cichild.

30. Ikan Boesmans Rainbow Fish

Ikan yang tergolong dalam ikan hias berukuran kecil ini memiliki warna kuning pada bagian tengah badan sampai ekor dan biru bada bagian tengah tubuh sampai kepala. Ikan Boesmans Rainbow Fish juga dihiasi dengan pola garis berwarna hitam yang memisahkan atara warna bagian depan dan belakangnya.

31. Ikan Convict Cichlid

Ikan Convict Cihild termasuk dalam jenis ikan Cichild. Diberi nama Convict dari bahasa latin yang berarti terpidana karena corak warna ikan Convict Cichid ini seperti baju terpidana. Hamper seperti ikan Louhan ikan Convict Cichild juga memiliki nonong atau jenong dikepalanya.

32. Ikan Clown Knife Fish

Dinamakan Clown Knife Fish karena ikan ini memiliki tubuh seperti belati atau pisau, ikan Clown Knife Fish juga memiliki nama lain seperti Cchita Ornata, Spotted Knife Fish atau Clown Fetherback.

Ikan nogturnal atau ikan yang cenderung aktif dimalam hari ini menyukai kegelapan dan tempat bersembunyi pada malam hari.

33. Ikan Firemouth

Jenis ikan twar yang diminati oleh para pecinta ikan hias adalah Ikan Firemouth. Ikan Firemouth bisa dipelihara di akuarium dengan ikan lainnya yang memiliki ukurang tidak terpaut jauh.

34. Ikan Kribensis

Ikan yang memiliki daya tahan terhadap lingkungan ini biasa dipelihara karena mudah menyesuaikan terhadap kondisi lingkungan. Ikan yang sering disebut juga dengan nama Ikan Krib ini memiliki ciri khusus yaitu warna merah pada bagian perut atau baawah yang bisa memudar ketika dia merasa terancam.

35. Ikan Knight Goby

Ikan dengan warna domonasi hijau dan memiliki bintik hitam ini sangat cocok dipelihara sebagai ikan hias. Warnanya yang terang memiliki daya tarik tersendiri ketika berada di dalam akuarium.

Jenis Ikan Air Tawar Konsumsi

1. Ikan Betutu

Ikan Betutu adalah salah satu jenis ikan tawar yang dijadikan sebagai ikan konsumsi, meski di Indonesia belum terlalu popular dan dikenal namu di beberapa Negara di dunia Ikan Betutu menjadi salah satu makanan favorit.

Ikan Betutu memiliki tekstur daging yang gurih dan nikmat, ikan Betutu memiliki nilai jual yang cukup tinggi antara kisaran harga Rp 150.000 per kilogramnya.

2. Ikan Belut

Ikan Belut yang memiliki tubuh panjang dan licin memiliki kandubgan gizi yang sangat bermanfaat bagi tubuh manusia. Meski sebagian orang jijik ketika melihat bentuknya namun manfaat dari ikan Belut ini tidak perlu diragukan lagi. Ikan Belut bisa digunakan untuk pencegahan penyakit kanker, anemia atau kekurangan sel darah merah dan juga sebagai sumber protein.

Ikan Belut dapat diolah dengan berbagai fariasi masakan, seperti Belut Pecel, Dendeng Belut, Belut Crispy dan masih banyak fariasi lainnya. Di beberapa daerah olahan belut menjadi makanan khas dan oleh-oleh khas.

3. Ikan Betik

Ikan Betik memiliki banyak sebutan di masing-masing daerah di Indonesia seperti menter, mencero atau betook. Ikan Betik memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi dan baik untuk dikonsumsi. Meskipun demikian, teksur daginnya yang keras menjadikan ikan betik tidak terlalu banyak peminat.

Habitat asli dari ikan Betik adalah di persawaan, sungai, rawa ataupun parit. Karakteristik Ikan Betik yang mudah beradaptasi dengan lingkungan dan memiliki daya tahan yang tinggi menjadikan ikan Betik mudah ditemukan di alam liar.

4. Ikan Tombro

Ikan yang memliki protein tinggi ini membuatnya banyak diminati oleh para pecinta kuliener. Ikan Tombro memiliki cita rasa daging yang manis dan gurih menjadai daya tarik tersendiri bagi penikmat hidangan ikan. Ikan Tombro hidup di perairan sungai dalam atau danau, ikan Tombro lebih suka hidup pada perairan yang tenang.

5. Ikan Belida

Ikan Belida atau yang sering disebut juga sebagai Ikan Pisau ini berhabitat di sungai Musi profinsi Sumatera Selatan. Meskipun berhabitat asli di Sumatera namun Ikan Belida sudah bisa di temukan di pulau Jawa dan Kalimantan.

Selain dijadikan sebagai ikan konsumsi namun bentuknya yang cukup unik Ikan Belida cocok juga dijadikan sebagai ikan hias. Di daerah asalnya ikan Belida atau ikan Pisau biasanya dijadikan olahan kerupuk atau pempek khas Palembang.

6. Ikan Wader

Ikan Wader adalah salah satu ikan yang cukup familier untuk dijadikan sebagai konsumsi khususnya bagi masyarakat Indonesia. Ikan Wader biasa hidup di air yang mengalir, seperti sungai, waduk dan rawa.

7. Ikan Bawal

Ikan bawal merupakan salah satu ikan favorit sebagai konsumsi ini memiliki bentuk seperti ikan piranha. Ikan Bawal sudah banyak dibudidayakan sehingga tidak susah menemukannya di pasar ikan.

8. Ikan Baung

Salah satu ikan favorit sebagai konsumsi atau penikmat kuliner adalah Ikan Baung, cita rasa gurih dan nikmat menjadi daya tarik tersendiri bagi penikmatnya. Hal yang tidak banyak diketahui dari Ikan Baung adalah bobotnya yang bisa mencapai 20 kilogram.

9. Ikan Mas

Selain warnanya yang indah sehingga banyak orang yang menjadikannya ikan hias. Namun tidak sedikit orang yang membudidayakannya dan menjadikan Ikan Mas sebagai ikan Konsumsi.

10. Ikan Nila Hitam

Salah satu jenis ikan Nila ini memlikiki banyak manfaat bagi manusia, selain sebagai pendamping nasi ikan Nila memiliki kandungan protein yang tinggi. Dengan mengonsumsi ikan Nila dapat meningkatkan daya ingat serta kecerdasan otak, sebagai sumber kalori,dan menngkatkan hormone serotin pada tubuh.

11. Ikan Air Tawar Konsumsi Nila Merah

Jenis Ikan Air Tawar Konsumsi Nila yang lain adalah Nila Merah, Ikan Nila merah dapar dikenali dengan warnanya yang kemerahan. Ikan Nila merah juga nikmat dengan berbagai olahan yang bisa kita nikmati, seperti dibakar atau digoreng.

Ikan Nila juga mudah kita dapatkan baik dipengepul ikan atau di pasar, hal ini dikarenakan sudah banyak pembudidaya yang mengembang biakkan ikan Nila.

12. Ikan Mujair

Meskipun Ikan Mujair bagi sebagian kalangan pembudidaya karena sifatnya yang rakus ikan tambak dianggap sebagai ikan hama namun daging ikan Mujair juga nikmat ketika dikonsumsi.

Cukup banyak para pembudidaya ikan tambak yang mengembang biakkannya, hal tersebut karena mudahnya dalam perawatan serta daya tahan ikan Mujair terhadap perubahan kondisi air sangatlah tinggi.

13. Ikan Air Tawar Konsumsi Lele

Jenis ikan yang paling banyak dikonsumsi didunia khususnya di Indonesia adalah ikan Lele. Ikan air tawar konsumsi lele sangat popular dengan olaha pecel Lelenya. Warung makan yang menyajikan pecel Lele sangat mudah kita temukan diberbagai tempat.

Ikan nLele juga memiliki banyak manfaat bagi manusia, selain manfaat kenikmatan sebagai pendamping nasi ikan Lele juga mengandung vitamin D, omega 3 dan omega 6.

14. Ikan Lundu

Ikan yang neniliki cukup banyak patil serta beracun ini memiliki banyak nama, seperti wering, kating, tendon dan masih banyak nama- nama lain di berbagai daerah. Ikan Lundu juga memiliki kumis seperti halnya ikan lele. Ikan lundu sangat mudah ditemukan, apalagi pada musim penghujan dimana ikan Lundu sedang berkembang biak di alam.

15. Ikan Pedih

Ikan pedih dapat kita temui diberbagai perairan di penjuru Indonesia, serta memiliki nama di setiap daerah persebarannya seperti di Sumatera Barat ikan pedih disebut dengan Ikan Larangan, di Sumatera Selatan disebut Ikan Semah, di Jawa barat disebut dengan Ikan Keramat dan masih banyak lagi nama lain dari Ikan Pedih ini.

Ikan Pedih menurut bahasa Aceh berarti rajanya ikan. Dalam kepercayaan di daerah tertentu Ikan Pedih hanya boleh dikonsumsi oleh para petinggi atau tokoh dan keluarga kerajaan saja. Berdasarkan kepercayaan tersebut Ikan Pedih dijadikan simbol kesejahteraan.

16. Ikan Gurame

Ikan gurame bisa kita temukan di restoran- restoran sebagi hidangan medamping nasi atau sebagai lauk. Ikan Gurami juga dapat diolah dengan berbagai olahan seperti gurami goring, bakar atau dibumbui dengan berbagai macam saus atau kecap.

17. Ikan Toman

Ikan Toman memliki tekstur lembut danguri serata dagingnya yang manis. Ikan Toman sangat cocok diolah menjadi sup, gulai atau sekedar dibakar. Ikan Toman juga menjadi sasaran favorit pemancing karena tarikannya yang kuat dan memberi perlawanan yang memberikan sensasi memancing begitu menantang.

Ikan toman juga bisa dijadikan sebagai ikan hias karena memiliki corak yang beragam. Namun jika ingin memeliaharanya jangan kumpulkan ikan Toman dengan jenis ikan lainnya yang memiliki ukuran lebih kecil, karena ikan Toman termasuk ikan predator di habitat aslinya.

18. Ikan Tawes

Ikan Tawes atau Java Barb ini popular dikalangan para pecinta ikan, ikan ytawes juga disebut Silver Barb karena warna tuhnya yang berwana silver. Di Indonesia ikan Tawes cukup dinikmati oleh masyarakat.

Ikan Tawes juga memiliki nama di setiap daerah, seperti Ikan Lawak atau ikan Lalawak di daerah Melayu, Ikan Bardir atau Lamapam di Jawa dan lain sebagainya.

19. Ikan Air Tawar Seluang

Ikan Seluang memililki tubuh yang kecil dan gurih saat di goring kering. Nama lain dari ikan Seluang adalah Seluang Batang. Salah satu manfaat Ikan Seluang adalah mencegah terjadinya osteoporosis atau pengeroposan pada tulang karena kandungan kalsium pada Ikan Seluang.

20. Ikan Sidat

Sidat merupakan ikan impot dari beberapa Negara Asia Timur dan beberapa Negara lainnya. Karena bentuk Ikan Sidat yangmenyerupai Belut, banyak orang yang mengira antara Ikan Sidat dan Belut adalah sama, namun perlu diketahui bahwa Ikan Sidat dan Belut merupakan jenis yang berbeda.

Perbedaan yang mencolok antara Ikan Sidat dan Belut adalah, habitat ikan sidat hidup di air jernih sedangkan belut hidup di lumpur, ikan Sidat memiliki sirip dibelakang kepalanya serta ekor yang lebih pipih untuk berenang sedangkan Belut tidak memiliki sirip.

21. Ikan Sepat

Ikan Sepat dijadikan ikan konsumsi Karena populasinya yang sangat banyak di Indonesia, ikan Sepat memliki tubuh yang pipi sehingga sangat gurih saat digoreng. Selain dijadikan sebagai ikan konsumsi Ikan Sepat juga dijadikan sebagai ikan hias karena coraknya yang indah.

Sama seperti jenis ikan konsumsi lainnya Ikan sepat juga memiliki banyak manfaat bagi metabolism tubuh manusia. Informasi lebih lengkapnya bisa Anda baca di artikel Ikan Sepat.

22. Ikan Patin

Kandungan gizi Ikan Patin menjadikannya sebagai ikan konsumsi yang laris di pasaran. Sebagai ikan konsumsi Ikan Patin tidak kalah populer dengan kerabatnya yaitu Ikan Lele. Ikan Patin dapat diolah menjadi berbagai fariasi makanan, mulai dari Patin goring, Patin bakar sampai abon Patin.

23. Ikan Air Tawar Konsumsi Tambera

Ikan yang masih satu keluarga dengan Ikan Mas ini adalah ikan yang konsumsi yang sangat diminati. Ikan Air Tawar Konsumsi Tambera hidup dialiran sungai yang deras dan bisa tumbuh mencapai 1 meter. Ikan Tambera juga memiliki banyak nama di Indonesia, antara lain Tambara, Kancra, Curong dan ikan Sapan.

24. Ikan Jendil

Ikan Jendil banyak ditemui di sepanjang sungai bengawan solo. Ikan yang cocok sebagai olahan lodeh ini banyak diminati karena tekstur daginya yang tidak mudah hancur ketika dimasak. Ikan Jendil masih satu jenis dengan Ikan Patin sehingga tidak heran jika memiliki bentuk yang hamper sama.

Letak perbedaan antara Ikan Jendil dan Ikan Patin adalah ukurannya yang lebih kecil dibandingkan Ikan patin. Kandungan lemak yang terdapat dalam Ikan Jendil Juga lebih sedikit sehingga Ikan Jendil aman dikonsumsi bagi orang yang tinggi kolesterol.

25. Ikan Nilem

Ikan air tawar konsumsi nilem adalah ikan yang hidup di perairan berarus deras seperti sungain di daerah pegunungan. Ikan Nilem banyak tersebar didaerah Jawa Tengah (Tegal, Brebes, Banyu Mas dll) sampai Jawa Barat (Tasik Malaya). Rasannya yang gurih serta kandungan sodium glutamate yang tinggi menjadikan Ikan Nilem Banyak dinikmati.

Banyaknya peminat Ikan Nilem membuat para pembudidaya ikan di Tasik Malaya berinovasi untuk mengembangbiakkannya dalam penangkaran. Diantara manfaat Ikan Nilem antara lain dapat menghilangkan stress, meregenerasi sel kulit mati,serta melancarkan peredaran darah pada tubuh.

26. Ikan Hampala

Salah satu ikan konsumsi lainnya adalah Ikan Hampala. Selain nikmat untuk dikonsumsi Ikan air tawar konsumsi Hampala juga diminati para pemancing karena tarikannya yangkuat serta perlawanan yang yang sengit membuat sensasi memancing lebih menantang.

Ikan Hampala termasuk Ikan peredator yang memangsa jenis ikan lain yang berukuran lebih kecil. Ikan hampala hidup di perairan berarus deras seperti danau, sungai, dan waduk.

27. Ikan Air Tawar Konsumsi Jelawat

Ikan yang memiliki sebutan Ikan Sultan dan Ikan Lemak ini memiliki persebaran di daerah Malaysia, Kalimantan Sumatera dan Thailand mampu tumbuh mencapai bobot 10 kg. Ikan air tawar konsumsi jelawat sudah banyak dibudidayakan di daerah Riau, Kalimantan, Jambi dan Kampar.

28. Ikan Bilis

Ikan Bilis memiliki ukuran yang kecil sehingga cocok untuk dijadikan asinan dan juga peyek ikan. Ikan Bilis bisa ditemui di danau Singkarak, budidaya Ikan Bilis di Singkarang mampu menghasilkan 352,3 ton pada tahun 2003.

29. Ikan Air Tawar Konsumsi Gabus

Ikan Air Tawar Konsumsi Gabus adalah ikan konsumsi yang cocok diolah menjadi olahan semur. Ikan Gabus termasuk ikan peredator yang memakan segala jenis hewan yang berukuran kecil seperti katak, serangga, ikan bahkan anak ayam.

Ikan Gabus biasa hidup di air ber arus sedang seperi waduk, rawa, sawah dan sungai arus sedang. Ikan Gabus juga menjadi hama bagi para pembudidaya ikan jika masuk kedalam keramba atau kolam ikan budidaya lainnya.

30. Ikan Biawan

Ikan Biawan adalah ikan konsumsi yang memiliki cita rasa sangat nikmat. Selain dagingnya yang dapat dikonsumsi, telur Ikan Biawan juga menjadi olahan masakan yang sangat diminati. Ikan Biawan masih kerabat dekat dengan Ikan Gurami dan mampu tumbuh mencapai sebesar telapak tangan orang dewsa.

Ikan air tawar Biawan mudah ditemui pada musim kemarau di rawa-rawa ataupun sungai. Penyebaran Ikan Biawan culup merata, khususnya di daerah Kutai Kartanegara ikan Biawan sangat mudah ditemui. Ikan Biawan akan mudah ditangkap ketika memasuku musim kemarau dan sawah atau rawa mulai mongering. Cara menangkap Ikan biawan bisa menggunakan jarring ataupun jala.

Ikan Hias Air Tawar Termahal

Terdapat setidaknya 10 (sepuluh) ikan hias air tawar yang paling mahal hingga yang paling murah di Indonesia. Di antaranya:

1. Koi Jepang

Dalam khazanah orang Jepang, ikan air tawar koi merupakan makhluk yang paling mulia. Menurut sejarah Jepang, konon katanya, ikan koi bisa berenang di air terjun yang besar dengan gagah berani. Inilah yang menjadi simbol mereka, hingga memiliki harga yang cukup mahal. Yah, simbol kerja keras dan kesuksesan.

2. Arwana

Untuk jenis ikan air tawar Arwana Platinum bisa dihargai dengan 5,5 milyar rupiah. Harganya tinggi sebab di dalam tubuhnya bisa ditanam microchip.

Sifat ikan ini sangat agresif. Baik akuarium maupun di alam liar. Kemampuan ikan ini bisa melompat setinggi 6 (enam) kaki di udara untuk memangsa makanannya.

3. Polkadot Stingray

Ini termasuk jenis ikan pari, meskipun berbeda dengan umunya. Disebut polkadot stingray sebab warna tubuhnya yang hitam dan dipenuhi dengan lingkaran-lingkaran yang berwarna putih. Seperti motif polkadot.

Asal ikan hias air tawar ini dari Amazon. Ikan Polkadot stingray memiliki sifat semi-agresif. Racun dari dalam tubuhnya bisa menyebabkan luka-luka dan mati rasa.
Harga ikan hias air tawar ini adalah 1,4 milyar rupiah.

4. Diskus

Memang, ikan air tawar Diskus dapat diperoleh dengan beberapa puluh ribu rupiah saja. Namun, diskus dengan corak dan warna yang unik dapat dibandrol dengan harga di atas ratusan ribu hingga belasan juta rupiah.

5. Lou Han

Ikan lou han juga disebut sebagai Flowerhorn. Di Indonesia banyak yang menjualnya dengan harga tinggi. Itulah kenapa ikan ini termasuk termahal. Harganya sebanding dengan keunikan kulitnya. Semakin unik, maka akan semakin mahal.

6. African Cichlids

Jika dilihat tampilannya, ikan air tawar African Cichlids akan dikira ikan air asin. Tapi, ikan jenis ini mampu hidup di Danau Malawi. Yaitu danau yang paling ketiga di benua Afrika dan airnya adalah tawar.

7. Red Texas Cichlids

Ikan hias air tawar termahal yang ini agak mirip dengan Lou Han dan African Cichlids. Memang ikan ini masih sejenis dengan kedua ikan tersebut. Ikan ini hanya dapat ditemukan pada peternak dan itu saja pada musim tertentu.

Harganya bisa mencapai 2-3 juta rupiah.

8. Guppy Albino Platinum

Ikan air tawar Guppy Albino Platinum bukanlah ikan biasa. Warna ikan ini memiliki sentuhan yang menarik. Hampir semua badannya tertutupi oleh warna platinum. Ikan hias ini semakin nampak cantik karena kombinasi ekor slayer dan ekor crown padanya. Harga ikan ini antara 85-100 ribu per ekor.

9. Vampire Tetra

Sifat ikan air tawar Vampire Tetra sangat agresif. Ikan ini mempunyai gigi tajam layaknya vampire. Perawatan ikan ini harus sangat intensif sebab usianya tidak bisa lama. Harga ikan ini bisa mencapai Rp. 1 juta.

10. Peppermint Angelfish

Ikan air tawar Peppermint Angelfish mungkin tampak seperti ikan badut. Tetapi, ikan hias air tawar yang satu ini masuk kategori jenis hewan langka. Karena ikan ini termasuk langka, harga jualnya pun sangat mahal. Bahkan, bisa menyentuh angka Rp. 400 juta.

Demikian penjelasan jenis atau macam macam ikan air tawar. Sebenarnya masih banyak jenisnya. Jika adan ingin mengetahui informasi tentang ikan, silahkan baca di halaman bahashewan.com tentang ikan. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *