Ciri Cucak Ijo Yang Bagus Untuk Lomba
Cucak

Ciri Cucak Ijo Yang Bagus

Ciri cucak ijo yang bagus untuk lomba ada beberapa kriterianya. Terdapat banyak sekali jenis burung kicau yang dapat diikut sertakan dalam ajang perlombaan, diantaranya adalah burung cucak ijo.

Seperti namanya, burung cucak ijo memiliki ciri fisik yang didominasi oleh warna hijau pada bulunya.

Burung cucak ijo sangat diminati para pecinta burung kicau karena selain bulunya yang cantik dan indah juga memiliki suara yang merdu.

Oleh karena itu, burung cucak ijo memiliki penggemar yang terus bertambah dari masa ke masa dan dimahar dengan nominal yang cukup tinggi di pasaran.

Burung cucak ijo atau disebut juga cucak hijau yang dalam bahasa inggris disebut juga dengan Greater Green Leafbird ini cukup diperhitungkan dalam dunia kicau mania.

Secara postur, burung cucak tergolong dalam ukuran medium atau standar, karena panjang secara keseluruhan dari burung cucak ijo hanya sekitar 22 cm.

Meskipun dalam bidang ukuran tidak begitu menonjol, tapi dalam urusan kualitas keindahan warna dan kicauan si cucak ijo tidak bisa diragukan lagi.

Daerah Persebaran Cucak Ijo

Dilihat dari persebarannya, burung cucak ijo juga memiliki banyak jenis yang berpacu dari asal daerahnya di Indonesia.

Hampir setiap pulau di Indonesia memiliki jenis cucak ijo yang berbeda, misal cucak ijo dari Jawa, Kalimantan, Sumatra, bali dan pulau-pulau lain di Indonesia.

Oleh karenanya para peminat burung cucak ijo pun memiliki kriteria yang berbeda mengenai jenis burung cucak ijo yang menjadi favorit untuk dipelihara.

Burung cucak ijo memiliki harga yang beragam di pasaran, hal tersebut dilihat dari kualitas burung cucak ijo yang kita inginkan.

Semakin berkualitas burung cucak ijo yang kita inginkan maka harus disiapkan juga isi kantong untuk meminangnya.

Namun bagi yang ingin berhemat  tidak perlu khawatir dengan harga.

Karena hal tersebut bisa kita siasati dengan cara mengetahui ciri-ciri dari cucak ijo yang bagus serta memiliki potensi menjadi jawara dan berkualitas.

Ciri Cucak Ijo Yang Bagus Untuk Lomba

Mengenali beberapa ciri burung cucak ijo yang bagus dan berkualitas sangatlah penting bagi yang berminat untuk memeliharanya.

Karena dengan kita mengetahui ciri cucak ijo yang bagus dan berkualitas kita akan terhindar dari penipuan oknum yang menjual burung cucak ijo dengan harga yang tinggi namun memiliki kualitas rendah.

1. Bentuk Tubuh Proporsional

Cara yang cukup mudah untuk mengenali burung cucak ijo yang berpotensi menjadi jawara dan prospek untuk diturunkan dalam ajang perlombaan adalah dengan cara melihat postur tubuhnya.

Ciri burung cucak ijo yang bagus dan berkualitas akan memiliki postur tubuh yang proporsional antara panjang dan besar tubuhnya, serta memiliki ukuran kepala, leher, badan dan kaki yang seimbang.

2. Memiliki Paruh Besar dan Tebal

Dari segi paruhnya, ciri cucak ijo yang bagus memiliki ciri paruh yang besar dan tebal.

Karena biasanya burung cucak ijo yang memiliki ciri paruh yang besar dan tebal akan memiliki suara dengan volume yang tebal pula.

3. Bentuk Mata Yang Melotot dan Menonjol

Ciri cucak ijo yang bagus dan yang berkualitas dari segi fisik selanjutnya adalah bentuk mata.

Burung cucak ijo yang bermental juara biasanya memiliki bentuk mata yang sedikit melotot dan menonjol.

4. Kepalanya Besar

Selain itu, ciri cucak ijo yang bagus memiliki bentuk kepala yang besar dan terkesan berisi juga manandakan burung cucak ijo tersebut cerdas sehingga mampu merekam isian dalam memori kepalanya.

5. Dada Lebar

Para pecinta burung cucak ijo juga menilai dari bentuk dada yang lebar dan terkesan gagah.

Dengan bentuk dada yang demikian burung cucak ijo dapat mengatur pernafasannya dengan baik ketika sedang ngoceh.

6. Punggung Melengkung

Selain bentuk dada, bentuk punggung burung cucak ijo yang melengkung serta sayap yang mengepit juga bisa jadi acuan dalam menentukan kualitas burung cucak ijo.

7. Cengkraman Kaki Kuat

Bagian kaki yang kokoh dan kuat dalam mencengkram bisa menjadi tanda bahwa burung cucak ijo tersebut sehat.

Biasanya ciri cucak ijo yang bagus serta sehat akan memiliki sorot mata yang tajam, bulu yang halus dan rapi serta memiliki warna yang mengkilap.

Selain dari ciri fisik, kualitas dan kesehatan burung cucak ijo juga bisa dilihat dari perilakunya yang aktif bergerak, memiliki nafsu makan yang baik serta posisi badan yang tegap dan tidak sempoyongan saat nangkring.

Para pecinta burung kicau biasanya memilih burung cucak ijo yang berasal dari Banyuwangi khususnya yang berasal dari alas Purwo.

Sedangkan untuk burung cucak ijo yang berasal dari pulau Kalimantan pilihlah yang berasal dari daerah Berau.

Karena dari dua daerah tersebut secara fisik sudah memenuhi keriteria sebagai burung cucak ijo yang bermental jawara.

Perawatan Cucak Ijo Lomba

Setelah mengetahui cara memilih cucak ijo yang bagus serta berkualitas maka kita masuk pada tahap selanjutnya, yaitu cara merawat burung cucak ijo untuk perlombaan.

Pemberian pakan menjadi faktor utama dalam proses pemeliharaan burung cucak ijo agar menjadi juara dalam lomba.

Berilah pakan berupa pisang, jangkrik dan kroto agar burung cucak ijo rajin bersuara.

Banyaknya prestasi yang didapat oleh burung cucak ijo menjadi patokan baku dalam pemilihan burung cucak ijo yang berkualitas.

Namun para pecinta burung kicau lebih menganjurkan memilih burung yang pada masa produktif dan dalam kategori prospek serta tidak berpatokan pada kulan prestasi yang didapatkan

Karena banyaknya prestasi yang didapatkan maka harganya juga akan semakin tinggi.

Sedangkan burung cucak ijo yang dalam masa prospek lebih mudah dipoles dan dilatih secara maksimal, jadi breeder atau pemelihara bisa mengikuti tahapan perawatan yang sesuai dengan karakter si burung.

Memandikan Saat Pagi Hari

Pengaturan pola perawatan pada burung cucak ijo bisa dilakukan mulai pagi hari.

Biasakan perawatan dimulai pada jam 07.00 pagi dengan membuka krodong kandang burung cucak ijo, kemudian angin- anginkan ditempat teduh.

Biarkan burung cucak ijo menghirup udara segar layaknya dihabitat aslinya kurang lebih 30 menit setiap pagi.

Setelah dirasa cukup bagi burung cucak ijo untuk menghirup udara segar, pidahkan burung cucak ijo pada kandang keramba untuk mandi.

Campurlah air dalam keramba dengan shampoo Jati Jajar untuk membersihkan kuman dan melembutkan bulu burung cucak ijo.

Kandungan lidah buaya pada shampoo Jati jajar bisa menjaga cucak ijo dari kerontokan bulu yang disebabkan penyakit.

Shampoo Jati jajar memiliki banyak fungsi, selain untuk membunuh kuman dan menjaga bulu burung cucak ijo tetap indah juga bisa dugunakan untuk membersihkan dandang serta aksesorisnya.

Apabila burung cucak ijo kita sudah terbiasa mandi dengan cara disemprot maka cukup memandikannya dengan cara disemprot.

Makanan Tambahan

Selain menjaga kebersihan kandang, kita juga harus memperhatikan kebersihan pakan dan minuman burung.

Gantilah voer dan minuman secara berkala agar burung cucak ijo terhindar dari serangan penyakit.

Berilah asupan makanan tambahan atau ekstra fooding berupa 3 (tiga) ekor jangkrik secara rutin setiap pagi dan sore hari.

Tingkatkan porsi asupan makanan tambahan berupa jangrik dengan skala 2x (dua kali) lipat dari porsi biasanya agar burung cucak ijo lebih rajin ngoceh.

Gantilah makanan utama burung cucak ijo dengan pisang kapok satu minggu menjelang tampil pada ajang perlombaan.

Selain pisang kapok, berilah makanan tambahan berupa apel merah pada saat satu hari menjelang perlombaan.

Apel merah dipercaya oleh para kicau mania dapat meningkatkan birahi pada burung cucak ijo, sehingga membuatnya lebih gacor dan bersuara lantang.

Pemberian asupan setelah perlombaan juga perlu diperhatikan, berilah minuman larutan penyegar kepada burung cucak ijo untuk mengembalikan kondisi pita suaranya.

Menu tambahan setelah kontes perlombaan juga bisa berupa papaya California.

Tekstur papaya California yang lembut dan manis dapat menyegarkan kembali tenggorokan burung cucak ijo.

Penjemuran Cucak Ijo Lomba

Setelah memandikan dan memberikan makanan tambahan pada burung cucak ijo maka jemurlah kurang lebih 2 (dua) sampai 3 (tiga) jam dimulai dari jam 08.00 pagi.

Hindarkan burung cucak ijo dengan burung sejenis ketika dalam proses penjemuran.

Seandainya ada burung sejenis di rumah maka pisahkan dengan menggunakan burung jenis lain dengan jarak 2 (dua) atau 3 (tga) sangkar.

Untuk memisahkan burung cucak ijo dengan burung sejenis, bisa juga menggunakan papan teriplek atau pemisah yang lain.

Setelah proses penjemuran selesai jangan langsung dimasukan kedalam rumah atau ditutup dengan kerodong.

Diamkan ditempat teduh terlebih dahulu selama 10 (sepuluh) menit untuk menyetabilkan suhu badan burung cucak ijo.

Berilah makanan selingan berupa kroto pada hari- hari tertentu agar burung cucak ijo tidak bosan dengan menu makanan yang kita sajikan.

Biasanya para pecinta burung kicau akan memberikan kroto seminggu 2 (dua) kali dengan porsi kurang dari 1 (satu) sendok teh.

Usahakan ketika waktu istirahat, kandang burung cucak ijo menempel dengan kandang burung masteran atau dengan alat master elektrik.

Biasakan burung cucak ijo mendengarkan suara masteran pada saat istirahatnya, seperti suara burung gereja, tengkek keeling, lovebird atau jenis suara masteran yang lain.

Video Ciri Suara Cucok Ijo Yang Bagus Untuk Latihan

Pengunjung juga mencari:

  • memahami karakter cucak ijo dari bentuk kepala

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *