Ciri-Ciri Murai Batu Medan Dan Cara Perawatannya
Murai

Ciri-Ciri Murai Batu Medan Dan Cara Perawatannya

Ciri-Ciri Murai Batu Medan Dan Cara Perawatannya – Di antara jenis burung murai, burung murai batu medan adalah yang paling dicari dikalangan kicau mania.

Alasannya tidak lain adalah selain karena jenis burung ini memiliki bentuk yang eksotis dengan ekor panjangnya, dia juga memiliki kualitas suara yang sangat istimewa.

Sehingga tidak mengherankan jika burung ini memiliki nilai jual yang tinggi di pasaran.

Sebenarnya, burung murai batu medan hanyalah istilah yang mengacu pada bentuk ekornya saja, karena pada kenyataannya brung murai jenis ini tidak hanya berasal dari medan.

Burung murai batu Medan juga bisa ditemukan di daerah-daerah seperti padangsidempuan, aceh dan daerah-daerah lainnya.

Terkadang burung murai batu Medan juga dapat ditemui di wilayah Asia Tenggara lainnya seperti semenanjung Malaysia.

Salah satu yang mencolok dari ciri murai batu Medan adalah bentuk ekornya yang memanjang.

Oleh karenanya, banyak terjadi kecurangan di antara para penjual yang menyambung ekor burung murai batu jenis lain agar terlihat seperti burung murai batu jenis Medan tersebut.

Hal tersebut dilakukan dengan tujuan, agar harga burung murai yang dia jual mampu menembus harga yang tinggi, seperti harga murai batu burung murai batu Medan.

Jenis burung murai yang biasanya digunakan oleh oknum penjual adalah burung murai jenis Lampung, yang memiliki ekor pendek.

Mereka menyambungnya dengan ekor tambahan agar terlihat agar panjang seperti burung murai batu Medan.

Bahkan, burung murai hasil persilangan dari murai batu Medan yang memiliki ciri identik ekor panjang serta motif yang serupa dengan burung murai batu Medan asli, juga kerap dijual dengan tinggi.

Ciri-Ciri Murai Batu Medan

Sangat dibutuhkan ketelitian serta keahlian khusus untuk mengetahui ciri-ciri burung murai Medan yang dibeli dari pedagang, hal tersebut sangat penting agar kita terhindar oknum yang ingin menipu.

Jika kita mampu memahami ciri-ciri murai batu Medan asli sebenarnya terdapat ciri khusus yang membedakan antara burung murai Medan asli dengan burung dan jenis lainnya.

Maka dari itu mengetahui ciri khusus dari burung murai Medan sangatlah penting dan harus diketahui sebelum membeli burung murai Medan dari pedagang.

Burung murai batu Medan memiliki ciri khusus, namun apabila kita tidak mengetahuinya maka kita akan kesulitan untuk membedakannya dengan jenis burung murai lain.

1. Secara Fisik

Dari segi postur dan bentuk tubuh, ciri murai batu Medan cenderung lebih besar jika dibandingkan dengan jenis murai batu lainnya.

Meskipun demikian, bentuk tubuh tersebut tetap ideal dan proporsional jika dipasangkan dengan panjang ekornya.

Salah satu ciri fisik lainnya adalah pada bentuk kepala yang terlihat sangat bagus, ciri fisik ini akan terlihat lebih indah ketika burung murai batu Medan berdiri dengan tegak.

2. Bentuk Ekor

Panjang ukuran dari ekor burung murai batu Medan berkisar antara 14 cm sampai 27 cm tergantung pada keturunan induknya.

Selain ekornya yang berukuran panang, juga terdapat lengkungan melintang terkadang berbentuk huruf U pada ujung ekor burung murai batu Medan.

Ciri murai batu Medan juga dapat dilihat dari motif ekornya yang terdapat 40 sisi kanan maupun kiri nya.

3. Warna Mencolok

Ciri lain yang bisa dikenali dari burung murai batu Medan adalah warna hitam yang begitu kontras dan mencolok.

Ketika terkena pantulan sinar matahari, warna bulu hitam burung murai batu Medan akan terkesan mengkilap, serta memancarkan warna efek kebiru-biruan.

Sedangkan warna kaki burung murai batu Medan seringkali ditemui berwarna merah kecoklatan.

Namun tidak jarang juga ada burung murai batu Medan yang memiliki warna kaki hitam serta berbentuk melekuk seperti belimbing.

Suara Burung Murai Batu Medan

Salah satu ciri murai batu Medan adalah suara kicauannya yang lebih variatif, selain itu ciri murai batu Medan juga memiliki volume kicauan yang sangat keras dan juga ngebas.

Murai batu Medan memang sudah memiliki suara sebagai sifat bawaan alamiah yang sangat keras dan juga besar.

Akan tetapi, ketika burung murai batu Medan menirukan suara burung jenis lain akan terkesan lebih nyaring, bahkan bisa dikatakan lebih keras dari burung yang dia tirukan.

Perawatan Burung Murai Batu Medan

Untuk menghasilkan burung murai batu dengan suara ngeplong dan variasi suara yang beragam tentu bukan urusan yang gampang.

Bisa dikatakan demikian, karena selain pada pola perawatan, setelan dan makanan yang tepat Juga sangat diperlukan untuk  bisa mendapatkan burung Murai Batu yang gacor.

Apabila proses perawatan serta asupan makanan sudah diberikan dengan benar, maka sebagai perawatan dasar sudah cukup untuk dilakukan.

Namun, apabila keperluan-keperluan tersebut tidak dicukupi dengan benar atau kurang diperhatikan maka bisa saja burung murai kita akan berakhir biasa-biasa saja.

Pola perawatan murai batu Medan selain tahap dasar dan asupan pakan, biasanya diberikan setelan suara untuk mencetak burung murai medan menjadi juara kicauan.

Pada dasarnya perawatan burung murai batu tidak jauh berbeda dengan burung-burung lainnya, misalnya dengan memandikannya secara rutin tiap pagi dan sore hari.

Setelah proses memandikan selesai biasanya burung murai batu Medan akan dijemur.

Bisa juga diberikan setelan tambahan seperti memberikan masteran agar kicauannya lebih beragam.

Sedangkan, pakan yang diberikan kepada burung murai batu juga tidak begitu sulit.

Kita dapat memberikan pakan pada burung murai batu Medan seperti serangga jenis serangga-serangga kecil, seperti kroto ataupun cacing tanah, kita juga bisa memberikan makanan buatan seperti halnya voer.

1. Jangkrik

Di alam liar atau di hutan, biasanya burung murai batu Medan memakan jangkrik sebagai pakan pokok mereka.

Kandungan nutrisi pada jangkrik sangat dibutuhkan oleh burung, termasuk kandungan protein untuk menjaga stamina dan kebugaran mereka.

Maka untuk menjaga protein yang terkandung dalam tubuh burung murai, alangkah lebih baiknya jika kita memberi asupan jangkrik setiap hari.

Yang perlu diperhatikan, ketika kita memberikan pakan kepada burung murai batu Medan berupa serangga-serangga kecil, kita harus memisahkan atau memotong bagian-bagian yang sulit untuk dicerna.

Kita bisa memisahkan bagian kepala terlebih dahulu kemudian kaki serta sayap dari jangkrik, agar jangkrik mudah dicerna oleh burung murai batu Medan.

Bagian tersebut, selain memiliki tekstur keras dan sulit untuk dicerna, juga memiliki resiko untuk melukai tenggorokan burung dan berakibat pada kemacetan untuk bersuara.

2. Belalang

Belalang merupakan Serangga yang menjadi makanan burung, sama halnya seperti jangkrik, kandungan protein yang terdapat pada belalang juga bermanfaat bagi kesehatan burung murai batu Medan.

Bahkan, sebagian orang berpendapat bahwa kandungan protein yang terdapat dalam belalang jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan jangkrik.

Sehingga bisa dikatakan bahwa belalang merupakan makanan protein tinggi yang baik untuk burung.

Tidak semua jenis belalang bisa dikonsumsi oleh burung, beberapa jenis belalang justru memiliki kandungan racun yang berbahaya bagi burung murai batu Medan.

Jenis belalang beracun itu biasanya berwarna hitam atau merah dan juga memiliki bintik pada tubuhnya.

Sedangkan belalang yang layak konsumsi bagi burung biasanya berwarna hijau. Belalang yang berwarna hijau biasanya dapat kita jumpai dengan mudah di dedaunan atau di area persawahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *