Ciri Burung Lovebird Blorok dan Jenisnya
Lovebird

Ciri Burung Lovebird Blorok dan Jenisnya

Ciri Burung Lovebird Blorok dan Jenisnya. Seperti yang telah kita ketahui memelihara burung-burung hias seperti burung lovebird blorok ini sudah menjadi tren sejak beberapa dekade terakhir. Kecintaan para pemelihara burung disebabkan karena berbagai alasan, di antaranya ialah karena warna burung yang unik maupun suaranya yang indah.

Begitu pula alasan orang-orang memelihara lovebird, atau yang biasa disebut dengan burung cinta ini.

Burung jenis ini hidup bergerombol, di habitat aslinya, ia menyukai kondisi alam yang kering dengan sinar matahari yang cukup. Setelah dewasa, burung ini akan hidup berpasangan. Uniknya, burung ini adalah burung yang setia.

Ia hanya akan berpisah dari pasangannya ketika si pasangan tersebut mati. Oleh karenanya, burung ini disebut dengan burung cinta.

Lovebird yang masih termasuk dalam burung dari genus Agarponis ini adalah burung yang saat ini banyak dijadikan sebagai burung peliharaan. Ia memiliki warna bulu yang berwarna-warni.

Dengan ukuran yang kecil atau bisa disebut mungil, burung ini tidak membutuhkan ruang/sarang yang terlalu besar jika ingin dijinakkan dan dipelihara. Bobot butung lovebird hanya dengan kisaran angka 30 sampai dengan 60 gram saja.

Oleh karenanya, jika dibandingkan dengan burung berparuh bengkok lainnya, lovebird termasuk burung yang berukuran kecil, tidak terkecuali lovebird blorok salah satu jenisnya.

Lovebird memiliki banyak jenis. Seperti yang disebutkan di atas, salah satunya adalah jenis blorok. Lovebird jenis ini mudah dikenali dengan ciri khas yang tidak ada pada jenis burung lovebird lainnya, yakni memiliki warna yang tidak teratur pada bulu di bagian sayapnya.

Ciri-Ciri Lovebird Blorok

Ciri khas tersebut membuat lovebird jenis ini memiliki harga yang tinggi. Untuk mengetahui lebih banyak ciri lovebird ini, berikut adalah pemaparan lebih jelas mengenai hal tersebut.

1. Warna Burung

Sesuai dengan penyebutannya lovebird blorok memiliki warna yang blorok. Jika ada dari pembaca yang tidak mengerti arti dari blorok, blorok dapat dipahami sebagai warna yang terlihat seperti memiliki pola tertentu yang tidak tetap.

Dengan demikian, pola yang tidak tetap ini membuat lovebird blorok memiliki motif yang unik. Sebagian orang memahami blorok sebagai batik, yang sebenarnya adalah pola dari kombinasi berbagai warna yang ada pada sayapnya.

Keunikan warna lovebird ini membuatnya terlihat elegan dan cantik. Warna yang unik tersebutlah yang juga membuat lovebird blorok memiliki harga yang tidak murah meski pun masih berupa anakan.

2. Kicau/suara Burung

Lovebird, tidak terkecuali lovebird blorok adalah burung yang memiliki suara yang bagus. Inilah yanh membuat para kicau mania rela merogoh uang yang tidak sedikit untuk dapat memelihara burung jenis ini.

Meski begitu, sura yang bagus dan memiliki ciri khusus, pemelihara wajib untuk memperhatikan makanan yang menunjang dan harus sabar ketika melatihnya.

Ciri-ciri tersebut adalah ciri dari lovebird ini yang mudah untuk dikenali. Pun meski begitu, warna dari lovebird blorok tidak hanya 1, tapi beragam.

Oleh karenanya, lovebird jenis ini digolongkan menjadi beberapa jenis berdasarkan warna pada bulunya, yakni blorok hijau, blorok biru, dan blorok hitam. Berikut adalah pemaparan tentang jenis-jenis lovebird tersebut.

Jenis-Jenis Lovebird Blorok

1. Blorok hijau/lovebird green series

Seperti namanya “green”, lovebird jenis ini memiliki unsur warna hijau pada sayapnya. Lovebird blorok hijau atau yang lebih dikenal secara meluas dengan sebutan lovebird green series ini dapat diperoleh dari persilangan antara dua jenis lovebird yang berbeda.

Persilangan yang menghasilkan blorok hijau bisa didapatkan dari indukan jenis lutino dan jenis dakori.

Meski begitu, perkawinan silang kedua jenis tersebit tidak selalu menghasilkan blorok hijau. Burung yang hanya bertelur 3 sampai 6 butir setiap masa bertelur ini bisa saja menghasilkan lovebird jenis yang lainnya.

Oleh karena itu, untuk memperoleh anakan berupa lovebird blorok hijau perlu keberuntungan dan kesabaran yang bahkan bisa bertahun-tahun.

2. Blorok biru/blue series

Selain lovebird blorok hijau, jenis lovebird lainnya adalah lovebird biru atau yang dikenal luas dengan sebutan lovebird blue series. Lovebird ini memiliki bulu dengan motif jarang yang mengandung unsur warna biru pada bagian sayap maupun dada.

3. Blorok hitam/lovebird black series

Jenis lovebird lainnya adalah blorok hitam, atau yang biasa dikenal secara luas dengan sebutan lovebird black series. sesuai namanya, lovebird jenis ini memiliki unsur warna hitam pada sayapnya.

4. Blorok merah/lovebird red suffussion

Jenis lovebird lainnya adalah lovebird blorok merah. Sesuai dengan namanya, burung cinta jenis ini mengandung unsur wana merah pada motif di sayapnya.

Demikianlah pemaparan mengenai lovebird blorok ciri umum lovebird blorok, dan beberapa penggolongannya berdasarkan warna yang ada pada sayapnya. Jika ingin memelihara lovebird ini, maka lebih dahulu pengetahuan dasar tentang lovebird jenis ini harus dipahami terlebih dahulu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *