Jenis Burung Yang Tidak Bisa Terbang Nan Indah
Dunia Burung

Jenis Burung Yang Tidak Bisa Terbang Nan Indah

Jenis burung yang tidak bisa terbang – Burung termasuk jenis hewan yang menghabiskan banyak waktunya di udara, maka dari itu sayap bagi burung adalah kebutuhan yang paling penting untuk terbang bagi burung.

Karena selain untuk mencari mangsa, terbang juga sangat bermanfaat bagi burung untuk menghindar dari pemangsa.

Meskipun demikian, ternyata ada beberapa spesies burung yang tidak bisa terbang karena evolusi dari bentuk sejak zaman purba.

Jenis burung yang tidak bisa terbang mampu bertahan hidup dengan cara mengembangkan cara menghindar dari pemangsanya atau di habitat aslinya memang sedikit pemangsa.

Adapun jenis-jenis burung yang tidak bisa terbang adalah sebagai berikut.

1. Burung Penguin

Penguin termasuk dalam kelompok burung yang bersayap namun tidak berfungsi untuk terbang, atau dalam istilah yang sederhana burung penguin termasuk jenis burung yang tidak bisa terbang.

Jenis burung yang satu ini hanya hidup pada wilayah dingin seperti antartika dan kutub selatan yang memiliki suhu yang sangat dingin.

Burung penguin mampu beradaptasi denga lingkungan sekitarnya yang berupa gunung es dan air.

Bagian sayap yang harusnya digunakan untuk terbang beralih fungsi sebagai sirip untuk berenang yang lebih berguna untuk hidup pada ekosistem kutub.

Sedangakan untuk bertahan dari cuaca ekstrem, burung penguin memiliki bulu yang tebal berwarna hitam dan putih pada bagian dada yang berfungsi menjaga suhu tubuh mereka agar tetap hangat.

Burung penguin biasanya berburu mangsa dalam kelompok, mereka berenang dengan sanga cepat untuk mengumpulkan ikan mangsanya dalam satu titik, kemudian menyerangnya secara bersamaan.

Makanan burung penguin berupa ikan perairan dingin, udang, cumi-cumi dan segala binatang laut yang memiliki ukuran kecil.

Mereka akan menghabiskan setengah waktu hidupnya didalam air dan setengah lagi di daratan untuk berkumpul dan berreproduksi.

Meskipun burung penguin iyakini hanya hidup di daerah kutub selatan , namun pada kenyataannya terdapat beberapa jenis penguin yang hidup dan benar-benar tinggal pada wilayah lain.

Beberpa jenis penguin bisa hidup pada cuaca subtropis yang memiliki suhu yang lebih hangat dari suhi di kutub.

Bahkan ada sepesies burung penguin yang tinggal didekat garis katulistiwa yang memiliki suhu mendekati panas seperti burung penguin jenis galapagos

2. Burung Unta

Burung unta atau dalam bahasa asing disebut dengan istilah ostrich merupakan jenis burung terbesar di dunia yang tidak bisa terbang.

Meskipun demikian, kemampuan burung unta untuk berlari tidak bisa diragukan lagi, dia terglong dalam kelompok burung pelari cepat dengan kecepatan mencapai 70 km/jam.

Burung endimik dari benua hitam atau afrika ini masih satu family dengan burung kiwi, emu, rhea dan juga burung kasuari dari Indonesia.

Ciri khas dari burung kasuari adalah bentuk leher dan kakinya yang panjang yang dimanfaatkanya untuk mengawasi predator serta melarikan diri.

Telur burung unta juga termasuk telur dengan ukuran terbesar diantara para burung lainnya.

Burung unta memiliki 5 subspecies dengan kondisi 1 subspesies telah dinyatakan punah, 1 sbspesies lagi dalam kondisi terancam punah dan 3 masih dalam keadaan aman.

Burung unta hidup dalam kawanan yang nomaden atau berpindah-pindah dalam kawasan safana afrika, dalam satu grup atau kawanan bisa terdiri dari 5 sampai 50 anggota.

Dalam kondisi terancam burung unta biasanya akan bereaksi dengan membaringkan tubuhnya ke tanah atau dengan cara kabur.

Namun ketika telah terpojok, burung unta bisa menyerang balik dengan kakinya yang panjang dan terkenal sangat kuat.

3. Burung Rhea

Rhea atau bisa disebut dengan burung rhea merupakan burung yang tidak bisa terbang selanjutnya yang berasal dari wilayah Amerika Selatan.

Burng rhea memiliki dua spesies yang belum punah dan dilindungi sampai sekarang, yaitu Greater Rhea atau American Rhea dan Lesser Rhea atau Darwin’s Rhea.

Secara fisik, postur tubuh burung rhea hampir sama dengan burung unta, selain memiliki kaki dan leher yang panjang juga dapat lari dengan kencang.

Letak perbedaan brung rhea dengan burung unta terletak pada jari kakinya yang hanya berjumlah 3 jari kaki saja.

Brung rhea juga akan mengeluarkan air seni melalui tempat berbeda dari cloaca. Burung rhea jebnis Greater rhea termasuk jenis brung yang menyukai tempat lapang.

Mereka suka dialam terbuka dan wilayah lapang seperti padang rumptu, safana dan dekat dengan sumber air.

Sedangkan burung rhea dari jenis Lesser Rhea lebih menyukai tempat yang bersemak belukar, padang rumput yang tinggi bahkan terkadang juga ditemukan di gurun pasir.

Burung Lesser Rhea termasuk burung paling ganas di dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *