Jenis Burung Pemakan Buah Yang Mempesona
Dunia Burung

Jenis Burung Pemakan Buah Ini Bisa Makan Voer

Jenis burung pemakan buah – Di Indonesia terdapat banyak sekali jenis burung yang tersebar di berbagai pulau dan hutan di seluruh penjuru negeri.

Pulau jawa adalah salah satu pulau dengan penduduk terpadat di Indonesia juga memiliki jenis burung yang sangat beragam.

Pakan dari jenis-jenis tersebut juga memiliki kegemaran yang berbeda.

Sebagai kicau mania yang memiliki banyak peliharaan dengan jenis yang beragam, maka sangat penting untuk mengetahui berbagai jenis fariasi makanan bagi burung.

Salah satu burung yang populer untuk dipelihara adalah jenis burung pemakan buah-buahan. Jenis burung pemakan buah ini sebenarnya mudah kita temui di alam liar sekiar kita.

Yang perlu diketahui leh para kicau mania bahwa sebenarna jika Jenis burung pemakan buah kita pelihara bisa saja makanan pokoknya diganti dengan voer.

Berikut beberapa jenis burung pemakan buah yang jika dibiasakan bisa memakan voer.

1. Burung Walik Kembang

Burung walik kembang secara genetic masih memiliki hubungan kekerabatan dengan burung meraptian seperti derkuku, perkutut dan puter.

Bulu tubuhnya yang didominasi dengan warna hijau membaur dengan dedaunan menjadikannya sangat sulit ditemukan di alam liar.

Salah satu ciri khas dari burung Walik Kembang adalah gaya rambutnya yang mohawk gaul, dengan perpaduan kepala berwana putih dengan garis hitam yang menjadi pengenal bagi burung jantan.

Makanan kesukaan burung walik kembang tidak berbeda jauh dengan burung dari jenis kerabat mereka.

Pada musim dingin mereka suka mencari makan buah ficus atau beringin, mereka biasanya akan bergerombol di sekitaran pohn beringin disaat pohon beringi sedang musim berbuah.

Dalam sekali masa telur, biasanya burung walik kembang mengasilkan 1 (satu) sampai 2 (dua) butir dalam tiap sarangnya.

Dan melakukan masa ingkubasi atau pengeraman selama 20 hari.

2. Burung Kepodang Emas

Burung kepodang adalah salah satu dari sekian jenis burung pemakan buah yang popular dikalangan para kicau mania.

Julukan “emas “ yang disematkan pada namanya adalah capaian usia burung kepodang ketika telah memasuki usia 1.5 tahun dan berubahnya warna bulu dari burung tersebut.

Fase berubahnya bulu burun kepodang dimulai sejak piyik dengan warna yang lebih gelap sehingga dijuluki dengan istilah kepodang batu.

Selanjutnya warna yang dimiliki oleh burung kepodang akan berangsur-ansur berubah dengan bertabahnya usia, khususnya pada saat mabung atau bergsnti bulu.

Ciri khas yang dimilik oleh burung kepodang adalah pauhnya tang berwarna merah muda atau pink, dan pada pangkal paruh serta atas kepaka berwarna putih.

Variasi warna yang dimiliki burng podang memang menjadi daya tarik utama baginya, selain kepercayaan di plau jawa yang mengaitkan burung kepodang dengangan jabage kejayaan dan kelanggengan jabatan.

Keeksotisan variasi warna yang dimiliki oleh burung kepodang juga terdapat pada warna bulu disekitar mata yang berwarna hitam yang menjadikannya terkesan memakai kaca mat hitam.

Kemudian pada pangkal tenggorkan, bagian belakang kepala, dada, leher, perut dan bawah ekorpun uga berwarna hitam.

Lalu dei bagian atas tubuh atau unggung dihiasi dengan warna kuning terang,yang menambah keindahan warna bulu burung kepodang.

Burung kepodang sangat suka memakan buah-buahan, khususnya buah pisang, jambu biji, papaya, apel dan jenis bah-buahan yang lainnya.

Namun jika dilatih dan dibiasakan denga baik, burung  kepodang juga dapat memakan voer sebagai makanan pengganti.

3. Burung Pleci

Jenis burung pemuakan buah-buahan yang lain adalah  burung pleci, burung pleci tergolong dalam burung berukuran kecil yang sedang diminati pada data ini.

Kicauannya yang merdu dank eras menjadi salah satu daya tarik yang menjadikannya ppuler dikalangan kicau mania.

Dewasa ini sudah banyak ajang perlombaan yang melibatkan partisipas dari burung kecil pemakan buah ini.

Habitat alamiah dari burung pleci adalah daerah yang memiliki iklim tropis seperti kawasan asia tenggara, dan kawasan sutrpis seperti asia timur.

Persebaran burung pleci dapat kita jumpai di Negara-negara seperti India, Malaysia dan Indonesia yang memiliki beragam jenis burung.

Di negar kepulauan seperti Indonesia, sudah jamaknya memiliki spesies pleci endemik yang hanya bisa ditemukan pada daerah Indonesia saja.

Burung berukuran kecil dengan warna hijau daun ini sangat diminati dan bisa didapatkan dengan harga yang sangat terjangkau.

Burung pleci juga termasuk burung yang mudah untuk dilatih dan bagi kicau mania, melatih burung adalah kenikmatan yang sangat menghibur.

Di habitat aslinya, burung pleci memakan buah-buahan yang bertekstur lembut seperti pisang dan papaya.

Namun tidak jarang juga, urung pleci memkan serangga jenis kecil, seperti kroto, rayap sebagai makanan selingannya.

Burung pleci juga dapat memakan nektar yang terdapat pada bunga-bunga, namun sebagai makanan utama dan menjadi favritnya adalah buah-buahan.

Karena makanan burung pleci yang fleksibel ini menadikan burung pleci sebagi burung yang mudah beradaptasi.

Jika ditangkaran atau dijinakkan dalam sangkar, burung pleci bisa dilatih dan dibiasakan untuk memakan makanan buatan seperti voer.

Tidak hanya itu, bahkan burung pleci juga dapat memakan sayuran. Dengan fariasi makanan yang sangat beragam tersebut burung pleci akan lebih sehat dan dapat berkicau degan indah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *